Tips Meningkatkan Traffic Blog Lewat Optimasi Sosial Media

optimasi-sosial-media

Rasanya bagi seorang blogger, bisa terus meningkatkan traffic atau jumlah pengunjung blog adalah sebuah keinginan sekaligus keharusan. Jangankan blogger yang memang profit oriented, atau yang ingin memonetisasi blog untuk menghasilkan uang, blogger yang sekedar menjadikan blog sebagai media curhat pun pasti akan senang jika blog nya ramai dikunjungi.

Sebagai blogger, kita tentu mengenal SEO (search engine optimization), kalau belum tau, googling yaaaa. Sebuah blog tanpa SEO yang baik pasti akan sulit bisa tampil eksis di mata google. Berbagai teknik,trik dan cara SEO pun digunakan oleh para blogger kawakan. Mulai dari mengatur keyword, meta description, tags dan unsur SEO lain dengan sedemikian rupa,mencari backlink sebanyak-banyaknya, melakukan blogwalking, membuat artikel berkualitas, rutin memposting tulisan, hingga menggunakan teknik “jahat” seperti black hat SEO dengan melanggar aturan-aturan pada Google. Semuanya menjadi pilihan masing-masing, yang mana tentu setiap pilihan ada konsekuensinya. Yang menggunakan cara yang baik pasti akan langgeng blog nya. Yang menggunakan cara jahat, biasanya wassalam, baru jalan beberapa bulan atau beberapa tahun akan di-banned oleh mbah google. READ MORE

Cerita Dibalik Nama

memilih-nama-blog

Jika bagi seorang manusia nama adalah doa yang sarat akan makna. Maka demikian pula bagi sebuah blog atau website. Nama domain akan mencerminkan isi dari blog atau website itu sendiri. Dilansir dari Wikipedia, Nama domain adalah nama unik yang diberikan untuk mengidentifikasi nama server komputer seperti r  atau email server di jaringan komputer ataupun internet.

Nama domain berfungsi untuk mempermudah pengguna di internet pada saat melakukan akses ke server, selain juga dipakai untuk mengingat nama server yang dikunjungi tanpa harus mengenal deretan angka yang rumit yang dikenal sebagai alamat IP (internet protocol).

Nama domain ini juga dikenal sebagai sebuah kesatuan dari sebuah situs web seperti contohnya “wikipedia.org” atau “rizkaedmanda.com”, yang mewakili Wikipedia sebagai Perusahaan (Website) atau Rizka Edmanda sebagai pemilik blog. Terkadang, nama domain akan mewakili isi, niche atau tema sebuah website/blog. Biasanya, hanya dengan melihat nama blog nya saja kita sudah bisa menebak-nebak niche atau tema blog tersebut.

Blog di masa kini, nyatanya tidak hanya menjadi sebuah media ajang curhat saja, tapi telah bertransformasi menjadi media pemasaran baik bagi personal atau brand dan perusahaan. Maka pemilihan nama domain sebuah blog, tak akan terlepas dari sisi-sisi ilmu marketing. Dalam dunia marketing, pemilihan nama/merek/brand atas suatu produk sangatlah penting karena ini akan mewakili image / citra dari produk yang dipasarkan. Sedangkan bagi sebuah blog personal, pemilihan nama domain juga akan mewakili citra dari si pemilik blog (personal branding imge).

memilih-nama-blog

Setidaknya ada beberapa kriteria dalam pemilihan nama domain, antara lain :

  1. Nama domain harus mudah diingat dan tidak alay. Alay itu misalnya seperti ini : blognyasicantiquedanmaniez dot com. Serius, kalau kamu ingin menggunakan nama itu, mohon fikirkan seribu kali, sekalipun kamu betul-betul cantik atau manis.
  2. Nama domain dapat menggunakan nama pemilik blog dengan karakter khusus atau istilahnya “nama panggung” misalnya Benazio Rizki Putera membangun blog dengan nama benakribo dot com, karena publik lebih mengenal Benazio dengan nama “Bena Kribo”.
  3. Menarik atau lucu, jika tidak ingin menggunakan nama asli pemilik blog, bisa juga menggunakan nama yang menarik atau lucu, sehingga membuat orang tertarik untuk berkunjung.
  4. Nama domain haruslah Legal. Kamu tidak ingin kan punya blog yang kemudian baru beberapa bulan menayangkan artikel sudah di banned oleh google karena menggunakan nama yang illegal?. Legal disini maksudnya tidak hanya nama-nama yang mengandung unsur negatif tapi juga nama yang mengandung unsur hak cipta pemilik brand/blog lain.
  5. Nama domain harus memiliki Makna. Artinya, nama tersebut dapat mencerminkan deskripsi dari blog tersebut, atau informasi singkat tentang blog. Misalnya blog milik Mba Noe, dengan nama noetraveler dot com. Dengan melihat namanya saja orang pasti akan tau kalau blog ini akan membahas seputar traveling.

Cerita Dibalik Nama rizkaedmanda.com

Ngomong-ngomong tentang pemilihan nama domain. Saya ingin bercerita sedikit tentang kenapa saya memilih nama rizkaedmanda.com untuk nama blog ini. Jadi beberapa waktu lalu ketika saya memutuskan untuk kembali membangun sebuah blog, saya sempat bingung saat akan memberi nama blog tersebut. Memang sejak awal, saya ingin blog ini lebih banyak membahas tema-tema seputar kesehariaan saya (lifestyle) dan dunia ibu&anak sebagaimana yang saya jalani saat ini. Tapi saya ingin blog ini sedikit fleksibel, artinya tidak menutup kemungkinan juga apabila sewaktu-waktu saya ingin membahas tema diluar tema-tema tersebut, karena saya ingin blog ini menjadi “rumah kedua” dimana saya bisa nyaman bercerita tentang apa saja.

Akhirnya, saya putuskan untuk memberi nama blog ini dengan nama rizkaedmanda.com saja. Keputusan ini bermula saat pertama kali saya iseng-iseng nge-browsing nama saya sendiri di google. Saya menemukan ada banyak sekali berita-berita tentang saya di masa lalu *eaaaak . Namun sedihnya ada beberapa media yang mengangkat berita tentang saya namun tidak secara benar menyebutkan profil saya, jadi kesannya hanya ngarang-ngarang doang gitu. Bahkan ada beberapa media yang mengangkat berita tentang saya, tanpa pernah melakukan wawancara secara langsung dengan saya, hehe. Gak apa-apa sih, selama yang diberitakan positif saya anggap itu sedekah sama wartawan yang mungkin sedang kurang bahan untuk diberitakan. *uppsss

Sejak itu, saya jadi kepikiran kenapa saya tidak bikin nama domain blog dengan nama personal aja sekalian. Biar orang-orang yang mengenal saya bisa membaca dan melihat cerita-cerita kehidupan saya saat ini dan mengambil sisi positif dari cerita itu. Tanpa bermaksud jumawa, sayapun merasa nama “Rizka Edmanda” sudah terlanjur lebih dulu dikenal daripada orangnya Hehehe.  Jadi sepertinya, akan lebih mudah diingat pembaca jika saya menggunakan nama itu.

Intinya dengan nama ini saya ingin lebih dekat saja dengan pembaca. Agar pembaca memandang tulisan ini sebagai subjek, bukan hanya sebuah objek, agar blog ini terasa hidup dan agar pembaca merasa saya ada di hadapan mereka ketika mereka sedang membaca tulisan-tulisan saya. Saya ingin pembaca blog ini dapat berinteraksi sebagaimana 2 sahabat yang sedang asik ngobrol, makanya saya buat nama domain yang personal-personal aja.

Demikianlah cerita singkat saya tentang pemilihan nama domain blog ini, dan tips sederhana bagi kalian yang sedang memilih nama domain untuk blog kalian. Yang penting inget ya, jangan pake nama blognyasicantiquedanmaniez dot com , please jangan.

Btw sharing dong, kalau kalian kenapa memilih nama domain yang sekarang kalian pakai? Bagi ceritanya sama saya di kolom komentar ya

Artikel ini diikutsertakan dalam #BPNC30dayBlogChallenges dengan tema – Mengapa memilih nama blog yang digunakan saat ini

  READ MORE

Cara Menentukan Niche Blog yang Paling Disukai

cara-menentukan-niche-blog

Penting gak sih menentukan tema blog? Menurut saya penting banget! Apalagi jika kamu sejak awal memang berencana ingin membangun blog untuk menghasilkan uang dengan cara memonetisasi blog baik lewat google adsense atau job dari agency (content placement, penulisan artikel dll). Maka bagi kamu yang demikian, menentukan niche blog adalah hal yang pertama yang harus dilakukan sebelum jauh melangkah ke tahapan selanjutnya.

Tema blog/niche adalah tema umum atau topik umum yang ingin kamu bahas pada konten-konten artikel di blogmu. Ibarat sebuah kapal, niche akan menjadi navigasi yang menentukan kemana arah blog mu akan berlayar. Niche juga yang akan menentukan menu dan submenu yang akan disajikan dalam blog mu. Niche pula lah, yang akan menentukan siapa saja orang-orang yang nanti akan mengunjungi blog mu. Bagi agency, atau brand yang akan bekerjasama dengan blog mu, hal ini sangat penting. Karena mereka pastinya ingin pengunjung blog mu memiliki kesamaan karakter, latar belakang, usia dll dengan target pasar mereka.

Sebuah blog dengan niche yang spesifik biasanya lebih banyak dikunjungi oleh pengunjung loyal / bookmarker karena biasanya pengunjung akan lebih mudah mengingat sebuah blog ketika memang blog tersebut memiiki niche yang spesifik membahas 1 topik. Misalnya ketika saya memang ingin mencari informasi parenting, saya akan pergi ke blog nya Mba Annisast atau Grace Melia, sedangkan ketika saya membutuhkan informasi tentang kuliner mungkin blog pertama yang terlintas di kepala saya pastinya adalah blog seputar kuliner misalnya anakjajan dot com milik Julia Veronica dan Marius Tjenderasa. Ketika saya ingin membaca tentang traveling, saya akan ke blog nya Koko Deddy Huang, Mba Noe Traveler atau Trinity, Begitu seterusnya.

Dampaknya? Blog yang konsisten memiliki niche yang spesifik ini biasanya lebih berpeluang mendapatkan unique page views atau pengunjung unik yang mengunjungi blog tersebut berulang kali, yang berarti hal ini akan menguntungkan para pemilik blog dari sisi google analytics, dan ini juga berarti, para pemilik blog dengan niche yang spesifik itu juga lebih berkesempatan mendapatkan peluang job review untuk produk-produk tertentu yang sesuai dengan niche blog tersebut dari agency, sebab biasanya kepercayaan dari pengunjung atas review sebuah produk akan lebih besar jika produk tersebut direview oleh blog yang memang fokus membahas hal-hal seputar produk itu. Misalnya, review produk kecantikan yang dibahas oleh beauty blogger akan lebih dipercaya oleh pengunjung daripada review produk kecantikan yang dibahas oleh seorang food blogger.

Dari sisi SEO (search engine optimization), mesin pencari seperti Bing, Google dsb juga lebih menyukai blog dengan niche yang spesifik. Maka jangan heran ketika kamu memasukkan keyword “Cara murah berwisata ke Thailand” di Google, maka blog atau website dengan niche atau tema-tema traveling akan lebih berpotensi muncul di halaman paling teratas.

Kamu pun boleh kok untuk tidak terpaku hanya pada 1 niche khusus, misalnya seperti lifestyle blogger yang biasanya membahas beberapa topik secara umum. Namun memang boleh diakui, biasanya sebuah lifestyle blog tidak akan memiliki pengunjung se-loyal blog dengan niche yang khusus., kecuali jika memang konten atau artikel yang disajikan berkualitas, atau mungkin si empunya blog memiliki pengaruh dan popularitas yang tinggi di mata masyarakat.

Lalu bagaimana sih cara menentukan Niche blog yang tepat untuk blog kita?

menentukan-niche-blog

Sebelum membahas tentang cara menentukan niche blog yang disukai, Pertama kamu harus ingat bahwa ketika kamu ingin memonetisasi atau menghasilkan uang dari blog mu baik melalui google adsense atau job dari agency, kamu tidak boleh terpaku hanya pada niche blog yang kamu sukai. Kamu juga harus memastikan kalau niche blog tersebut tidak hanya kamu sukai, namun disukai pula oleh masyarakat internet (netizen), dan disukai pula oleh mesin pencari. Hal ini penting, karena blog dengan niche yang popular biasanya memiliki potensi untuk berkembang lebih besar.

Nah, menentukan niche blog yang kamu sukai sebetulnya mudah. Kamu hanya perlu mencari tau tema apa yang betul-betul kamu suka.. Misalnya kamu senang otomatif, kamu bisa memulai blog dengan tema otomotif. Atau kalau kamu senang masak-masak, kamu bisa membuat blog dengan tema berbagi resep masakan atau tutorial cara memasak dan seterusnya.

Kalau kamu sudah menyukai topik tersebut, pastinya kamu akan menguasai bahasan topik yang akan disajikan melalui konten tulisan. Ini bisa menjadi peluang bagi kamu agar tidak stuck dalam menulis, dan meminimalisir kebuntuan ide dalam menyajikan tulisan-tulisan yang berkualitas. Saya juga melihat, blog yang dibuat dengan passion dan cinta, memang terasa lebih bernyawa. Tulisan-tulisannya lebih bergairah, mencerminkan kecintaan si empunya, pada blog dan tulisannya.

Kalau kamu belum bisa menentukan apa topik atau tema blog yang benar-benar kamu sukai, saran saya cobalah renungkan pertanyaan-pertanyaan dibawah ini :

  1. Apa sih tema yang selalu membuat kamu antusias saat membicarakannya?
  2. Apa tema yang selalu menarik perhatian kamu, saat membuka sebuah portal media online/offline?
  3. Apa hal yang benar-benar kamu minati
  4. Apa hal yang hingga saat ini konsisten kamu lakukan
  5. Apa kemampuan terbaik yang kamu miliki?

Setelah menjawab pertanyaan tersebut, kamu akan mendapatkan gambaran besar tentang kemana arah niche blog yang paling tepat untukmu.

Selanjutnya, adalah memastikan bahwa niche blog yang kamu pilih disukai pula oleh netizen dan popular di mata search engine. Untuk menentukan hal ini, kamu hanya perlu melakukan survey di sosial media dan melakukan survey di mesin pencari. Kamu bisa menggunakan bantuan tools Google Trend atau Google adword keyword dalam melakukan hal ini.

menentukan-niche-blog

Tema Paling Populer di Kalangan Netizen Indonesia 2017 versi Google Trend

Nah, gambar diatas menunjukkan tema-tema yang paling popular di Indoesia selama tahun 2017 yang ditentukan oleh google berdasarkan top keyword yang dimasukkan oleh pengguna Google di Indonesia sepanjang tahun 2017. Mulai dari pembahasan tema Internasional,  politik, lagu, tutorial hingga resep. Berdasarkan data sederhana ini, kamu bisa menarik kesimpulan kira-kira tema seperti apa yang paling disukai oleh pengguna internet. Pada daftar “Apa itu” misalnya, mayoritas pengguna internet mencari tau tentang pengertian istilah-istilah di bidang kesehatan, hal ini berarti niche blog tentang kesehatan cukup popular di tahun ini. Atau pada daftar “cara menjadi”, dapat dilihat banyak orang yang mendambakan profesi di bidang dunia digital karena hampir semua daftar pencarian teratas menunjukkan banyaknya orang yang mencari cara menjadi youtuber, blogger, dan selebgram. Demikian seterusnya

Semoga tips sederhana dari saya membantu kamu menentukan niche blog yang paling pas ya. Sekali lagi, mulai lah dari niche atau tema yang kamu suka. Karena ketika melakukan sesuatu atas dasar cinta, maka apapun yang kita lakukan akan bergairah dan terasa “bernyawa”.

Artikel ini diikutsertakan dalam #BPN30dayblogchallenge dengan tema : Tema Blog yang Paling Disukai READ MORE