#KompetisiBlogNodi #NarablogEraDigital

Blog dan Perayaan Kebebasan Berliterasi di Era Digital

bangga-menjadi-narablog

Dengan Menulis, Saya Bertumbuh

Saya bergegas pulang ketika jam mata kuliah terakhir telah selesai. Janji temu dengan seorang sahabat membuat saya tak sabar ingin segera meninggalkan ruang kelas. Ojek daring yang saya pesan melaju dengan kecepatan sedang, mengantarkan saya menuju lokasi warung kopi yang sebelumnya telah kami janjikan. Sahabat saya itu ternyata tak datang sendiri, ia datang bersama seseorang yang dari penampilannya tampak necis dan rapi. “Hai Rizka, perkenalkan ini teman saya dari Bandung. Dia orang Pontianak tapi sudah lama tinggal disana” sahabat tersebut menyambut sembari mengulurkan tangannya. Saya hanya tersenyum kecil kemudian mengangguk sopan pada orang asing yang dibawanya. 

Orang asing ini kemudian memperkenalkan diri sebagai, hmmm mari kita sebut saja dia Beni. Beni mengaku bekerja sebagai penyunting naskah di sebuah penerbit yang cukup terkenal di Bandung. Beni memberikan kartu nama, yang didalamnya tertulis lengkap identitas, serta alamat kantornya. “Ayo coba masukkan naskah tulisanmu, siapa tahu rezeki” ujar sahabat saya itu. Saya tak menjawab, hanya mengangguk sambil menyeruput kopi hitam yang telah saya pesan sebelumnya.  READ MORE