A PERSONAL BLOG OF

Rizka Edmanda

LIFESTYLE. MOTHERHOOD AND EVERYTHING SHE LIKES.

Tren jual online saat ini kian berkembang. Jika dulu kita hanya mengenal proses jual beli online dimana customer akan memilih produk secara online kemudian melakukan pembayaran dan barang akan dikirim ke alamat tujuan, maka kini ada tren baru yang memadukan proses jual beli antara online dan offline dalam satu pengalaman berbelanja. Blibli sebagai toko online terdepan di Indonesia menghadirkan tren ini lewat pengalaman belanja di Blibli Mart Offline Store.

Blibli Mart Offline store merupakan toko fisik milik Blibli yang menawarkan pengalaman berbelanja non tunai (cashless) serta dengan metode layanan mandiri (self service) . Artinya pengunjung dapat melakukan pembelian produk secara “online” lewat aplikasi Blibli dan melakukan pembayaran dengan uang elektronik namun langsung mendapatkan barang yang dibeli di offline store ini.

Blibli Mart Offline Store terletak di Kantor ini telah diresmikan dan dibuka untuk umum pada awal januari 2020. Toko fisik milik Blibli ini menjual berbagai kebutuhan mulai dari toiletries, kebutuhan ibu dan anak, perawatan rumah tangga, perawatan kulit, produk grosir, sembako hingga perlengkapan dapur. Konsep berbelanja yang ditawarkan cukup unik dan kekinian. Dimana customer dapat melakukan pemindaian / scan barcode barang yang diinginkan pada aplikasi Blibli kemudian membayar barang tersebut secara non tunai lewat Blibli Pay atau Gopay. Setelah melakukan pembayaran, customer bisa llangsung membawa pulang barang yang telah dibeli. Tak perlu khawatir jika menemukan kesulitan,sebab shop keeper Blibli akan membantu proses jual beli customer disini.

Saya berutung sebab dapat merasakan langsung pengalaman berbelanja yang kekinian di Blibli Mart Offline Store ini. Kala berkesematan mengunjungi Blibli Mart Offline Store, saya membeli beberapa kebutuhan pribadi dan camilan untuk Qonita. Selain pengalaman berbelanja yang terasa lebih modern, keuntungan lain yang saya rasakan juga adalah harga yang lebih mudah bila dibandingkan dengan supermarket ataupun took offline lainnya. Misalnya saja 1 buah lipstick wardah yang saya beli, biasanya diluaran dijual seharga Rp 97.000 sedangkan disini dijual seharga Rp 84.000 saja. Selain itu, kemudahan lain yang saya rasakan juga adalah karena saya tak perlu membuang waktu untuk mengantri di kasir selayaknya berbelanja di took offline biasanya. Bagi kaum urban dimana waktu mengantri sangat berharga, bagi saya fitur tanpa antri seperti ini merupakan terobosan yang sangat bermanfaat. Apalagi melalui terobosan ini tentunya juga kita dapat berkontribusi terhadap pelestarian lingkungan karena sampah struk belanja lebih minim. 

Bagi saya kehadiran Blibli Mart Offline Store merupakan jawaban atas keinginan milenial atas sebuah toko offline yang juga memiliki keunggulan online didalamnya.  Toko offline besutan Blibli ini tentunya akan menambah pengalaman berbelanja dengan konsep yang lebih nyaman dan mengikuti zaman. Kedepan, saya berharap Blibli Mart Offline Store dapat merambah ke kota-kota lainnya di Indonesia.

Ngomong-ngomong, bagaimana nih apakah kamu pernah berbelanja di Blibli Mart Offline Store? Atau kamu juga pernah menjadi Blibli Seller dengan Jual di blibli.com? Jika iya, ceritakan pengalamanmu di kolom komentar ya!

error: content is protected