A PERSONAL BLOG OF

Rizka Edmanda

LIFESTYLE. MOTHERHOOD AND EVERYTHING SHE LIKES.

Sebagai perempuan urusan melakukan perawatan diri tentu menjadi perhatian. Merawat diri bukan semata-mata dilakukan untuk meningkatkan penampilan namun juga sebagai bentuk syukur kepada Allah atas anugerah kesempurnaan tubuh yang telah Allah berikan. Maka jangan heran jika banyak wanita yang rela merogoh kocek dalam-dalam demi melakukan perawatan diri secara maksimal. Saya pribadi juga rutin melakukan perawatan diri, kadang dengan pergi ke salon atau spa tapi lebih sering melakukan perawatan mandiri dirumah. 

Ritual merawat diri saya mulai dengan menjaga kebersihan tubuh luar dan dalam, sebab saya percaya bahwa kecantikan fisik sejati dimulai dari tubuh yang bersih. Ngomong-ngomong soal menjaga kebersihan tubuh nih, sadar gak sih kalau ada satu perawatan seputar kebersihan tubuh yang sering kita lupakan yaitu menghilangkan bulu-bulu di badan! Hmmm Sepele memang, tapi nyatanya masih banyak lho perempuan yang membiarkan bulu-bulu mereka tumbuh liar di badan terutama di area ketiak, tangan, sekitar paha hingga vagina. 

Mengapa sih bulu di tubuh harus dihilangkan? 

veet

Dari berbagai referensi yang saya baca nih, ternyata bulu-bulu di badan itu apabila dibiarkan akan menjadi sarang kuman, jamur dan bakteri, yang kelak dapat menimbulkan berbagai permasalahan kulit seperti bau badan tidak sedap, keringat berlebih atau masalah kulit yang lebih serius seperti ruam, gatal-gatal, infeksi jamur, infeksi bakteri dan lain sebagainya. Makanya menghilangkan bulu di badan khususnya di area ketiak, bawah paha hingga vagina harus rutin kita lakukan supaya tubuh tetap bersih dan kecantikan diri terjaga.

Sadar akan pentingnya menghilangkan bulu di badan, maka saya rutin melakukan perawatan khusus untuk menghilangkan bulu-bulu tersebut. Beberapa cara atau metode untuk menghilangkan bulu di badan sudah pernah saya coba, seperti misalnya waxing, shaving hingga dengan mencabut bulu-bulu tersebut, Namun belakangan saya merasa metode-metode tersebut ternyata ada kekurangannya bahkan memiliki resiko terhadap kesehatan.

Waxing, Shaving dan Mencabut Bulu Apa Saja Kekurangan dan resikonya? 

Berdasarkan pengalaman saya saya sih, waxing, shaving apalagi mencabut bulu itu memiliki kekurangan, seperti misalnya waxing, metode ini memang praktis namun rasanya cukup perih dan biasanya hanya dapat dilakukan di salon khusus dengan harga yang lumayan mahal kebayang kan kalau harus rutin waxing di salon setiap bulan, berapa banyak budget yang harus dikeluarkan huhu. Sedangkan shaving (menggunakan alat cukur) adalah pilihan yang paling minim sakit dan less budget tapi resiko untuk terluka dan iritasi lebih besar, selain itu mencukur juga biasanya akan mengakibatkan area yang dicukur menjadi gatal pasca pencukuran. Kemudian terakhir adalah menghilangkan bulu dengan cara mencabut, memang sih dengan mencabut bulu bisa dibasmi hingga ke akarnya namun sayang, cara ini menurut saya adalah cara yang sangat menyakitkan, kemudian juga beresiko infeksi.

Selain kekurangan-kekurangan yang saya alami diatas, dari sebuah artikel kesehatan di IDN times, saya jadi tau nih kalau ternyata metode diatas juga memiliki resiko kesehatan, diantaranya :

1.  Folukulitis, yang terjadi akibat folikel yang merupakan tempat tumbuhnya bulu pada kulit manusia tumbuh mengalami peradangan karena bulu tersebut dicabut secara paksa.

Selain hal-hal yang saya alami tadi, metode menghilangkan bulu diatas juga ternyata memiliki beberapa resiko kesehatan antara lain : 

2. Hiperpigmentasi , yaitu kulit yang menggelap atau menghitam karena infeksi pasca pencukuran/pencabutan bulu

3. Bulu tumbuh kedalam akibat infeksi, rasanya nyeri dan terlihat seperti bisul bernanah, ini diakibatkan pencukuran/pencabutan dengan teknik yang salah sehingga folikel melebar dan bulu akan tumbuh kedalam folikel dibawah lapisan kulit

4. Beresiko terkena kanker payudara / kelenjar getah bening. Kedengaran lebay sih memang, tapi resiko ini benar-benar akan mengintai jika bulu terlalu sering dicabut karena racun-racun akan mudah masuk ke dalam tubuh ketika pori-pori kulit terbuka pasca pencabutan bulu, apalagi kalau kamu memakai deodorant, bahan kimia dari deodorant yang kamu gunakan bisa masuk dan menumpuk kedalam kulit dan membawa penyakit. Nah, karena payudara dan kelenjar getah bening adalah area tubuh yang paling dekat dengan ketiak, maka kedua area inilah yang kelak akan beresiko terkena kanker. 

#BeAconfidentYou, Veet HAIR Removal Cream adalah Solusi Tepat untuk Menghilangkan Bulu di Tubuhmu!

VEET-HAIR-REMOVAL

Mengingat ritual menghilangkan bulu liar di badan adalah salah satu beauty treatment yang rutin saya lakukan, maka tentu saya ingin dong metode yang lebih praktis, aman dan nyaman, apalagi sejak saya mengetahui adanya resiko kesehatan dibalik shaving, waxing dan mencabut bulu hiii makin gak sabar deh untuk “move on” dari 3 metode lama itu. Pada akhirnya saya mulai mencari solusi untuk menghilangkan bulu di tubuh dengan minim resiko, minim sakit dan minim budget namun dengan hasil yang maksimal tentunya!

Daaaan, taraaaaa! kini telah saya temukan solusi yang paling tepat untuk menghilangkan bulu di tubuh yaitu dengan menggunakan Veet Hair Removal Cream, krim penghilang bulu yang efektif merontokkan bulu tanpa rasa sakit, aman, dan juga hemat. 

Alasan saya memilih Veet Hair Removal Cream tentu untuk menghindari resiko kesehatan dari metode lama menghilangkan bulu yang biasa saya lakukan, terasa banget lho sejak menggunakan Veet Hair Removal Cream, pengalaman menghilangkan bulu jadi terasa lebih praktis, nyaman dan menyenangkan. 

Makanya nih, buat teman-teman yang punya pengalaman kurang nyaman saat menghilangkan bulu dengan metode lama seperti diatas, wajib banget buat mencoba Veet Hair Removal Cream. Biar makin mantap sebelum mencoba, saya ceritain sama teman-teman yaa review produknya.

Review Pemakaian Veet Hair Removal Cream

Veet Hair Removal tersedia dalam 3 varian yang bisa kita sesuaikan dengan jenis kulit kita, PINK (Lotus milk & jasmine) untuk kulit normal, BIRU (aloe vera & vitamin E) untuk kulit sensitif dan HIJAU (shea butter & lily) untuk kulit kering. Nah, karena kulit saya cenderung kering maka saya menggunakan Veet Hair Removal yang warna hijau. 

– Seputar Produk (Kemasan, Tekstur, Aroma dll)

veet-hair-removal-cream

Kesan pertama saya terhadap produk ini cukup baik. Veet Hair Removal Cream dikemas dalam box yang ringkas, dan sudah dilengkapi dengan spatula untuk memudahkan kita saat merontokkan bulu. Deskripsi produk, cara penggunaan, komposisi dan informasi lain sudah tertulis jelas di kemasan, hal ini tentu berguna banget untuk kalian yang baru pertama kali menggunakan produk ini mengingat produk ini tidak dapat digunakan di semua bagian tubuh seperti wajah dan area kewanitaan. Selain kemasan box dengan ukuran 25 gram dan 60 gram, ada juga kemasan sachet lho jadi makin praktis untuk dibawa kemana-mana, misalnya saat traveling.

Aroma shea butter yang manis dan lily yang segat sangat terasa saat pertama kali saya menuangkan produk ke spatula, ditambah dengan tekstur produknya creamy dan lembut menjadikan pengalaman menghilangkan bulu di badan menggunakan produk ini tak kalah nyaman dengan sensasi waxing di tempat Spa. 

Menurut saya aroma yang segar dan menenangkan ini juga menjadi keunggulan Veet Hair Removal Cream sebab biasanya krim perontok bulu memiliki aroma yang kurang sedap. 

Sesaat setelah pemakaian, krim ini akan meninggalkan sensasi halus dan lembut di kulit persis seperti saat kita menggunakan body lotion. Bonusnya setelah krim dibersihkan sisa aroma produk juga akan tertinggal di kulit meskipun sudah tidak terlalu kentara.

– Cara Pemakaian

Menggunakan Veet Hair Removal Cream cukup mudah, saya juga tidak perlu membuang waktu karena Veet Hair Removal Cream bisa merontokkan bulu dengan cepat dan efektif hanya dalam hitungan menit. Pertama, kita hanya perlu mengoleskan krim menggunakan spatula ke permukaan kulit yang bebulu kemudian tunggu 3-6 menit lalu angkat kembali krim & bulu yang telah rontok dengan menggunakan ujung spatula. Terakhir bilas permukaan kulit dengan air untuk menghapus sisa krim. Mudah banget ya!

– Harga 

Veet Hair Removal Cream dibanderol dengan harga yang cukup terjangkau, untuk kemasan 25 gram harganya sekitar Rp 16.000 sedangkan untuk kemasan 60 gram hanya sekitar Rp 40.000 , kemasan 60 gram menurut saya lebih hemat karena bisa dipakai hingga kurang lebih 6 kali. Produk ini juga mudah ditemukan di warung , minimarket supermarket ataupun di marketplace dan online shop.  

Biasanya saya menggunakan Veet Hair Removal Cream sesaat sebelum mandi, agar sisa-sisa bulu bisa sekalian dibersihkan. Sedangkan hair removal dengan menggunakan Veet rutin saya lakukan setidaknya 2 minggu sekali, tepatnya saat bulu-bulu di badan sudah mulai terlihat keriting, karena itu artinya bulu tersebut sudah cukup panjang dan siap untuk dibersihkan. Setelah merontokkan bulu dengan produk ini rasanya bulu di badan saya tumbuh kembali dalam waktu yang lebih lama, paling cepat setelah 7 hari, bahkan di beberapa area yang super kering seperti kaki / betis, bulu-bulu tersebut baru akan tumbuh hingga 9 hingga 10chari, padahal kalau saya mencukur bulu-bulu tersebut biasanya akan tubuh lebih cepat. Kabar baiknya lagi, bulu-bulu yang tumbuh tidak sekasar bulu-bulu sebelumnya, helaiannya lebih halus dan tidak cepat panjang mungkin karena folikel bulu tidak melebar dan bulu juga tercabut hingga ke akar menggunakan produk Veet Hair Removal cream ini.

Why i love this product? 

Jujur sebelumnya saya belum pernah menggunakan krim perontok bulu merek lainnya, karena saya pikir rasanya pasti tidak akan nyaman, mungkin panas atau perih sebelumnya sayapun tidak yakin krim perontok bulu akan efektif menghilangkan bulu tapi ternyata menggunakan Veet Hair Removal Cream saya sama sekali tidak merasakan hal-hal demikian, justru sangat nyaman seperti menggunakan lotion biasa dan ternyata bulu-bulu yang ingin dihilangkan dapat rontok dengan maksimal. Aroma yang menyegarkan juga menjadi alasan mengapa saya menyukai produk ini. Harga yang cukup terjangkau, dan produk yang mudah didapatkan dimana-mana juga menjadi alasan mengapa saya jatuh cinta pada produk ini.

Sebagai customer, reputasi produk juga penting buat saya nah untungnya Veet Hair Removal Cream adalah produk yang sudah diakui dunia, ini terbukti saat jalan-jalan ke Malaysia atau Singapore, Veet Hair Removal Cream ternyata juga dijual disana hal ini karena Veet adalah produk Internasional yang sudah dipasarkan ke berbagai negara. 

Akhir kata, rasanya saya benar-benar jatuh cinta sama Veet Hair Removal cream ini, gak ada lagi drama menitikkan air mata karena menahan nyeri pas lagi waxing, gak ada lagi drama betis luka karena keiris pisau cukur, atau menjerit-jerit kesakitan pas lagi nyabut bulu ketiak hihi. Dengan Veet Hair Removal Cream, saya bisa menjaga dan merawat kebersihan badan dengan lebih mudah, murah, aman dan menyenangkan, kulit saya pun terasa lebih halus dan lembut karena kini tak ada lagi bulu-bulu yang mengganggu di badan.

Kamu punya pengalaman juga gak sama Veet Hair Removal Cream? kalau ada, sharing juga dong di kolom komentar! 🙂

https://www.veet.co.id/