[REVIEW] : Menggendong Nyaman dengan Minisling by Minimonkey

review-minisling-minimonkey

Menggendong adalah salah satu momen magis yang saya alami, sepanjang membesarkan Qonita. Bagaimana tidak, momen ini hanya akan terjadi di masa-masa awal kehidupannya. Menggendong sendiri ternyata memiliki banyak manfaat baik bagi bayi maupun Ibu (penggendong).

Dikutip dari laman Babywearing International Organization atau Organisasi Menggendong Internasional, aktivitas menggendong ternyata dapat bermanfaat untuk meningkatkan kebahagiaan pada bayi. Ini dibuktikan lewat sebuah research yang dilakukan oleh seorang peneliti dari Harvard yang menyebutkan bahwa kebutuhan dasar bayi pada dasarnya adalah rasa aman dan dicintai yang mana salah satunya bisa dipenuhi dengan menggendong  (Powell.A, Harvard Researches Say Children Need Touching and Attention, Harvard Gazette).

 Hal ini juga tentu akan berdampak pada perkembangan psikologi dan emosi nya agar tumbuh lebih baik. Dalam sebuah studi lainnya dikatakan pula bahwa dengan menggendong bayi selama 3 jam perhari, maka akan mengurangi durasi bayi menangis karena gelisah sebanyak 43% setiap hari. Menggendong bayi juga baik untuk perkembangan bayi prematur. Hal ini erat kaitannya dengan metode “kanggaroo care” yang dikenal baik nuntuk meningkatkan fisik dan mental bayi prematur. Selain itu, kontak kulit ke kulit atau skin to skin contact yang terjadi antara Ibu atau pengasuh (caregiver) dengan bayi yang digendong, konon bisa meningkatkan bonding atau jalinan bathin antara keduanya. Bagi Ibu atau caregiver, menggendong juga memiliki manfaat yaitu antara lain untuk menguatkan dan melatih kekuatan otot pundak dan pinggang meningatkan rasa percaya diri Ibu, serta meningkatkan kedekatan dengan anak. 

minisling-minimonkey
Menggendong adalah salah satu cara untuk menjalin bonding dengan anak

Tak ingin kehilangan momen magis dan manfaat luar biasa dari menggendong ini, sayapun memutar otak bagaimana caranya bisa sering menggendong Qonita dengan nyaman dan aman.  Namun, sayang nya urusan menggendong ini sepintas memang tampak mudah dan sepele tapi jika tidak jeli memilih gendongan yang nyaman dan tidak menggunakan teknik yang benar ternyata menggendong justru bisa merugikan. Sayapun baru mengetahui fakta tersebut setelah membaca beberapa jurnal dan artikel dan sharing dengan seorang teman yang lebih faham soal menggendong, teman saya ini bahkan memberi tau bahwa dalam menggendong dikenal metode M shape dan metode TICKS. 

Metode M Shape maksudnya adalah , ketika menggendong kita harus memperhatikan posisi kaki bayi yang natural, yang mana posisi yang benar adalah harus membentuk huruf M atau kalau orang jawa bilang “dipekeh” karena memang ini adalah posisi paling alami bayi sesuai dengan kondisinya sejak dalam rahim, dan sesuai dengan perkembangan tulang panggul nya. Posisi nya kira-kira bisa dilihat pada gambar dibawah ini : 

Babywearing-M-position
m-shape

Lantas, apa sih yang terjadi jika kaki bayi tidak membentuk posisi M-Shape sebagaimana yang dijelaskan pada gambar? Dilansir dari laman hipdysplasia.org atau sebuah organisasi Internasional yang peduli dengan kesehatan panggul, disebutkan bahwa jika menggendong bayi tidak memperhatikan posisi M Shape ternyata bisa berdampak pada kesehatan tulang panggul bayi. Panggul nya bisa bergeser dan bisa menyebabkan kondisi hip dysplasia pada bayi, yang mana ini merupakan bentuk persendian antara pinggul dengan ujung tulang paha bayi yang tidak normal. Kondisi ini tidak menimbulkan nyeri sehingga sering kali bayi yang mengalami hip dysplasia tidak merasakan gejalanya, karena sendi antara panggul dan paha bayi masih lunak, lentur, dan berbentuk tulang rawan. Namun kedepan apabila dibiarkan berlarut-larut kondisi ini akan mempengaruhi cara berjalan dan kesehatan area panggul lainnya. Kemudian yang tidak kalah penting adalah memperhatikan metode TICKS dalam menggendong. Hal ini bertujuan agar bayi merasa lebih nyaman dan kita pun bisa menggendong nya dengan lebih aman. 

Sejak mengetahui fakta-fakta penting seputar menggendong tersebut akhirnya kini saya mulai jeli saat menggendong, termasuk dalam urusan memilih gendongan bayi. Setidaknya, gendongan yang saya gunakan harus mendukung M Shape dan TICKS sebagaimana yang sudah saya jelaskan tadi. Nah, salah satu gendongan yang mendukung M Shape dan TICKS yang baru-baru ini saya gunakan adalah Minisling dari Minimonkey. 

 

Salah satu hal yang paling membuat saya tertarik menggunakan Minisling dari Minimonkey ini adalah karena gendongan ini sudah dinobatkan menjadi gendongan terkecil dan teringan di dunia oleh Baby Innovation Award. Ukurannya cuma 175 gram, atau sebesar smartphone yang biasa saya gunakan, sehingga ini memungkinkan saya untuk menaruh gendongan ini di diaper bag atau bahkan tas kecil yg biasa saya bawa. Saya memiliki beberapa tipe gendongan dirumah sebenarnya, namun rasanya satu-satunya gendongan yang paling ringkas yang saya miliki adalah Minisling dari minimonkey ini. Saking kecilnya, bahkan gendongan ini bisa masuk ke dalam saku baju saya. Keren ya! 

 

minisling

Walaupun ukurannya kecil tapi performa gendongan ini nyatanya cukup oke, dia bisa menopang bayi sampai dengan berat bayi 15kg. Untuk dipakai Qonita yang saat ini usianya 6 bulan, gendongan ini masih cukup nyaman digunakan. Rasanya, gendongan ini masih bisa digunakan hingga beberapa bulan kedepan atau bahkan hingga usia Qonita 1-2 tahun nanti.

Material gendongan ini juga ringan namun kokoh , saya merasa lebih aman saat menggendong karena gendongan ini mampu menopang dengan baik tubuh Qonita sehingga bisa saya gunakan dengan handsfree (lepas tangan). Ini penting banget, karena bagi saya seorang working at home mom tanpa ART, aktivitas menggendong biasa saya lakukan sambil mengerjakan pekerjaan rumah. Sehingga gendongan yang membuat tangan saya tetap bisa bergerak bebas adalah model gendongan yang selalu saya andalkan sehari-hari. Saya bisa memasak, menyapu, berberes rumah dan melakulan pekerjaan lain, sambil Qonita tertidur dengan nyaman digendongan saya. 

Kain pada gendongan ini juga berpori2 sehingga membuat kulit bayi tetap bisa bernafas. Untuk tipe bayi yang cepat gerah seperti Qonita, ini sangat membantu. Apalagi kita tinggal di Negara tropis yang suhu nya seringkali panas. Gendongan ini bisa membuat bayi lebih sejuk dan nyaman sekalipun digendong dalan durasi yang cukup lama. Bahan kain mesh yang digunakan juga membuat gendongan ini bisa dicuci dengan mudah dan cepat kering, bahkan bisa dicuci di mesin cuci. 

Hal yang juga tak kalah penting adalah bentuknya yang ergonomis , ini tentunya dapat mendukung posisi TICKS & M-Shape sehingga aman, sehat dan nyaman baik untuk tulang panggul maupun punggung bayi. Di gendongan ini juga terdaoat leg hole atau lubang untuk kaki bayi, sehingga kaki bayi bisa terkunci dengan baik untuk memastikan bayi lebih aman di gendongan. 

Pada bagian belakang gendongan terdapat tali untuk mengatur panjang pendek gendongan, sehingga gendongan ini bisa digunakan oleh siapa saja (one size fit all)  hal ini tentu memudahkan saya ketika ingin gantian menggendong dengan suami. As we know, beberapa tipe gendongan merek dan jenis lain tidak bisa fit untuk berbagai macan ukuran badan penggendong sehingga akan merepotkan ketika ingin gantian menggendong dengan orang yang memiliki postur berbeda dengan kita. 

Ohya, yang tidak kalah penting adalah, gendongan ini cukup nyaman digunakan dalam durasi yang lama karena kain di pundak tersebar dengan baik untuk mendistribusikan berat bayi secara merata di pundak Ibu. Cara menggunakan gendongan ini juga cukup mudah, tutorial cara pemakaian sudah saya upload di youtube channel saya, bisa kamu lihat di video nya dibawah ini : 

Hmmmm, memang jaman sekarang banyak banget tipe dan merek gendongan yang ada di pasaran, makanya kita harus jeli membaca-baca review gendongan sebelum benar-benar memutuskan untuk membeli karena faktor nya bukan cuma kenyamanan tapi juga keamanan selama menggendong. 

Ngomong-ngomong kalau Moms juga mau nyobain  menggendong dengan nyaman menggunakan Minisling dari Minimonkey ini, Moms bisa beli produknya di instagram @bayibay_babyshop yaa 

Jangan Lupa Follow @minimonkeyid di instagram ya! 

Thank you for reading ! XOXO

Rizka Edmanda

37 Comments

  1. Waktu zaman kuliah baru banget lulus, suka ketemu temen yang udah nikah gendong bayinya dengan posisi kaki si bayi bergelantungan lurus, bukan kayak posisi duduk. Itu saya ngebayangin, orang dewasa kalau “digantung” dengan kaki lurus aja pasti pegelnya bukan main. Akhirnya sekarang tiap liat gendongan, yang saya perhatikan pertama posisi M itu.

    Lagian ya, kalau gendongannya enak, kita yang gendong nyaman, jadinya malah bonding ortu ke anak lewat gendongan jadi dapet, berhasil, berjalan baik, hehe

  2. Suka banget sama gendongan minisling ini, simple ya Mba Riz. aku juga pengen punya ah, biar tar kalo punya anak bisa dipraktekin hehehe. Boleh juga aku kasih kado ke temen yang mau ada baby ah. Makasih mba Riz buat reviewnya

  3. Aku blm ada bayi tapi ya seting diomongin jangan dipekeh. Ternyata itu malah yang benar ya asal punggungnya kena gendongan secara keseluruhan. Prakteknya nanti kalau ada anak deh. Pakai anak orang beda peraturan sih

  4. Binar 3 bulan aku masih cari-cari gendongan yang nyaman nih, maunya yang sampai dia usia 2 tahun wkwkkw, ibu-ibu hemat. Setidaknya buat gendongan usia 1.5 tahun masih nyaman lah, biar ga boros beli macam-macam gendongan sesuai usia . Makanya sekarang masih pakai jarik, nanti kalau sudah usia 6 bulan boleh juga gendongan ini, mba. Kelihatan nyaman banget

  5. Liat video tutorialnya kok kayak enak ya. Dulu pas jaman Manda, anakku (sekarang udah 3thn), aku taunya Sling Baby aja. Kalau bawa pergi2 taro di tas ngabisin space. Emang enak dipake, baby aman & bisa tetep nyusuin. Cuma ya itu tadi, bulky. Terus kalau mau gantian yg gendong, kudu di-setting dulu talinya. WKwkkwkw. Liat Mini Sling Mini Monkey kok jadi pengin nyoba 😀

  6. Duh, kelihatannya nyaman gitu ya Qonita digendong. Bagus pula gendongannya. Aku dulu paling seneng gendong anak saat mereka bayi banget. Berasaaa banget jalin bonding. Tapinya suka dilarang mama. Katanya bikin anak manja.

  7. Suka deh sama gendongan sekarang banyak jenis dan macamnya , kalau dulu saya pakai gendongan tradisional atau biasa buat gendong anak-anak hehe.

  8. Sekarang tambah canggih ya..lebih praktis cara gendongnya. Zaman kecil dulu ibuku banyak koleksi kain panjang untuk gendongan.

  9. Wah, compact banget ya ukuran minislingnya. Jadi mudah banget misal harus bepergian keluar kota bawa baby. Nyimpen minislingnya dalam kondisi terlipat bisa simpel banget.

  10. Menggendong gak hanya bikin baby happy ya.. emaknya pun jugak 🤣 rasanya jadi mudah kangen anak gituu.. dan cari gendongan yang tepat memang penting bwanget!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *