A PERSONAL BLOG OF

Rizka Edmanda

LIFESTYLE. MOTHERHOOD AND EVERYTHING SHE LIKES.

Pendingin ruangan atau AC saat ini sudah bukan lagi menjadi barang mewah melainkan kebutuhan. Terlebih di tempat saya tinggal, Kalimantan. Udara panas khas iklim khatulistiwa menjadikan AC sebagai barang elektronik yang wajib dimiliki.

Meskipun saya membatasi penggunaan AC agar tidak menyala seharian, tapi tetap saja kalau di malam hari AC akan menyala semalaman. Suami dan anak saya memang nggak bisa tidur tanpa AC, saking nggak tahan sama panasnya udara.

Apalagi saat musim kemarau udara menjadi panas dan terasa kering, diperparah dengan polusi udara terutama di musim kemaray atau kabut asap, menjadikan kami semakin ketergantungan sama AC .

Tapi ternyata menyalankan AC terlalu lama juga berdampak buruk untuk kesehatan. Karena AC akan menyebabkan udara di sekitar kita menjadi lebih kering. Ini disebabkan karena cara kerja AC yang memang demikian. Dimana udara panas yang ada di ruangan akan diserap oleh evaporator untuk diproses dan dikurangi kadar airnya, sehingga udara yang dihembuskan kembali oleh AC menyisakan hawa sejuk yang dapat kita rasakan.

Udara kering pada ruangan berAC bisa menimbulkan berbagai dampak kesehatan. Yang paling ringan dan mudah kita rasakan adalah tenggorokan kering, batuk, pilek dan kulit terasa kering. Namun pada tingkatan yang lebih serius, penggunaan AC secara intensif dapat menyebabkan iritasi saluran pernafasan hingga gangguan paru-paru.

Pernah suatu hari Qonita mengalami batuk pilek waktu ia masih bayi. Karena usianya masih sangat kecil waktu itu saya jadi nggak tega untuk memberikannya obat.

Beruntungnya dokter spesialis anak tempat kami berobat memang tidak langsung meresepkan obat untuk diberikan kepada Qonita. Beliau menyarankan saya untuk melakukan beberapa home treatment terlebih dahulu untuk mengurangi batuk Qonita. Seperti memberikan ASI lebih sering untuk mencairkan dahak di tenggorokannya, memberikan cairan siline lalu menyedot lendir dari hidungnya, mengatur posisi tidur,  memberikan menu makanan bergizi dan hangat seperti sup-supan (jika bayi sudah mulai MPASI) menjauhi polusi udara debu dan tungau, memperbanyak istirahat dan menggunakan pelembab udara.

Dulu saya nggak begitu paham fungsi dari pelembab udara. Saya pikir penggunaan humidifier atau pelembab udara yang lumrah saya lihat di sosial media hanya karena tren saja. Tapi setelah kejadian itu dan saran dari dokter tersebut saya baru mengerti ternyata penggunaan humidifier atau pelembab udara dapat sangat membantu untuk menjaga kesehatan anak dan keluarga jika kamar/rumah menggunakan AC terutama di masa pandemi seperti saat ini.

Humidifier – Air Purifyer – Diffuser. Serupa Tapi Tak Sama.

Ngomong-ngomong,  dari hasil googling saya nih, saya jadi tau ternyata ada 3 jenis alat yang sama-sama berfungsi untuk memperbaiki kualitas udara dan sama-sama mengeluarkan uap. Ketiganya memang keliatan sama tapi tak serupa dan memiliki fungsi yang berbeda-beda pula. Ketiga alat tersebut adalah humidifier, air purifyer dan diffuser.

Humidifer berfungsi untuk melembabkan udara, air purifyer berfungsi untuk menjernihkan/membersihkan udara dari bakteri, virus dsb dan diffuser berfungsi untuk melakukan penguapan pada penggunaan essential oil agar kandungan pada essential oil dapat tersebar ke seluruh ruangan melalui udara dan manfaatnya dapat terserap oleh kita melalui saluran pernafasan.

Humidifier, Barang Elektronik yang Penting di Masa Pandemi

review humidifier dr.browns

Humidifier tuh penting banget karena idelanya, tingkat kelembaban udara (humidity) di dalam ruangab harus dijaga dalam kisaran 45% – 64% (RH atau Relative Humidity). Hal ini bertujuan agar kualitas udara di ruangan tetap terjaga. Dilansir dari Kumparan, baru-baru ini ternyata juga penelitian yang dilakukan National Biodefense Analysis and Countermeasures Center di Maryland, Amerika Serikat yang menyatakan bahwa kelembaban udara yang tinggi di suatu ruangan dapat mematikan virus berbahaya seperti flu bahkan virus corona.

Nah, karena memiliki bayi dan jadi concern banget sama urusan kesehatan apalagi di masa pandemi seperti sekarang, memperbaiki kualitas udara dirumah jadi terasa sangat penting untuk dilakukan.  Akhirnya saya membeli ketiga alat diatas (humidifier, air purifier dan diffuser) untuk dipakai setiap hari dirumah. Karena sebagaimana yang saya bilang dirumah kami penggunaan AC memang sangat intensif sekali. Tapi ternyata menyalakan ketiga alat tersebut yaitu humidifier, air purifier dan diffuser secara bersamaan jadi terasa kurang efisien dan boros juga. Saya pun berinisiatif untuk mencari tau tentang alat yang lebih praktis dan memiliki ketiga fungsi diatas dalam 1 perangkat. Ternyata ada lho! Namanya Dr.Browns Ultrasonic Cool Mist Humidifier.

Dr. Brown’s Ultrasonic Cool Mist Humidifier berfungsi untuk menjaga kelembaban dan kebersihan udara di ruangan (berfungsi sebagai humidifier). Alat ini juga dapat difungsikan sebagai diffuser karena terdapat part khusus untuk menyebarkan kandungan essential oil ke seluruh ruangan. Kemudian, selain itu alat ini juga dapat membantu membersihkan udara dan partikel debu (fungsi air purifyer). Saya beruntung sekali saat berkenalan dengan alat ini. Karena saya jadi nggak perlu repot-repot menyalakan 3 alat sekaligus karena semua fungsinya sudah ada disini.

[REVIEW] Dr.Browns Ultrasonic Cool Mist Humidifier. 1 Alat untuk 3 Fungsi :  Melembabkan, Membersihkan dan Meningkatkan Kualitas Udara di Ruangan.

Dr. Brown’s Ultrasonic Cool Mist Humidifier bekerja dengan menetralkan udara yang dikeluarkan AC. Dr. Brown’s Ultrasonic Cool Mist Humidifier mampu menjaga udara di rumah agar tetap terjaga kebersihannya tetap bersih. Dr. Brown’s Ultrasonic Cool Mist Humidifier sebagai alat pembersih udara mampu memberikan manfaat baik untuk kesehatan seperti:
1. Menjaga kebersihan udara di dalam ruangan
2. Bekerja untuk menjaga kebersihan udara yang kotor akibat filter AC
3. Mengurangi iritasi pada saluran pernafasan
4. Mencegah radang tenggorokan yang disebabkan oleh infeksi virus dan bakteri
5. Melindungi mata dari iritasi
6. Melembabkan kulit dan bibir yang pecah-pecah
7. Menjatuhkan partikel debu dan virus yang mempengaruhi kualitas udara

review humidifier dr.browns

Dr. Brown’s Ultrasonic Cool Mist Humidifier bekerja dengan cara meniupkan uap air ke udara. Sesuai namanya, alat ini juga menyemburkan uap yang dingin (cool mist) sehingga tanpa penggunaan AC pun hawa di ruangan juga bisa terasa lebih adem. Jika rata-raya humidifier bentuknya bulky, maka tidak dengan humidifier dari Dr.Browns ini. Desainnya cantik dan elegan sehingga cocok diletakkan di semua ruangan.

Penggunaannya juga praktis. Karena hanya menggunakan 1 tombol pengatur sehingga anak-anak pun bisa dengan mudah mengoperasikannya. Tombol pengatur ini dapat diputar untuk menyesuaikan kecepatan penguapan yang diinginkan. Pada tombol pengaturnya juga terdapat lampu indikator. Dimana ketika lampu indikator menunjukkan warna merah berarti air dalam tangki sudah habis sedangkan ketika lampu indikator berwarna hijau artinya air dalam tangki cukup dan mesin dapat dinyalakan.

review humidifier dr.browns

Alat ini juga dilengkapi dengan Nozzle Mist yang dapat diarahkan ke segala arah sampai 360 derajat. Menurut sata ini salah satu keunggulan humidifier Dr.Browns karena biasanya humidifier kebanyakan hanya bisa mengarah ke 1 arah semburan saja jadi kurang dinamis. Nozzle mist ini juga berfungsi sebagai diffuser essential oil. Cara penggunaannya kita hanya perlu meneteskan essential oil kedalam sumbu yang tersedia didalam nozzle mist kemudian essential oil akan diuapkan secara otomatis.

Humidifier Dr.Browns Ultrasonic Cool Mist juga dilengkapi fitur Auto Shut-Off sehingga humidifier dapat berhenti beroperasi ketika air telah habis. Hal ini juga dapat menghemat daya listrik dan mengurangi kekhawatiran kita kalau alat akan terus bekerja meskipun air habis sehingga membuat mesin rusak. Jadi tenang deh untuk dinyalakan semalaman.

review humidifier dr.browns

Humidifier dari Dr. Brown’s hadir dengan tangki besar dengan kapasitas 3,8 Liter dan dapat beroperasi hingga 30 jam. Ini juga keunggulan lain yang saya suka. Karena kita jadi nggak perlu repot bolak-balik mengisi tangki air karena cepat habis. Bahkan dari pengalaman saya, saat humidifier dinyalakan tidak terlalu kencang, air didalam tangki bisa bertahan lebih lama. Kemudian, Parents juga tidak perlu khawatir soal daya  karena alat ini sangat hemat listrik yaitu hanya 22 watt saja. Alat ini pun cocok diletakkan di kamar atau ruang bayi karena mesinnya bekerja dalam mode hening sehingga tidak akan menganggu tidur atau istirahat kita.

review humidifier dr.browns

Nah kalau parents dirumah juga menggunakan AC atau pendingin udara menurut saya sih Dr.Browns Ultrasonic Cool Mist Humidifier ini sangat penting untuk dimiliki karena kan kesehatan keluarga terutama anak-anak adalah hal penting yang harus dijaga. Jika Parents ingin membeli humidifier ini, kabar baiknya sekarang lagi ada promo diskon di Official Store Dr.Browns di Shopee lho! Ada potonganharga dan hadiah langsung untuk setiap pembelian. Link pembeliannya bisa klik tombol dibawah ini ya.

Jangan lupa bagikan artikel ini, jika Parents rasa bermanfaat. Terima Kasih! 

error: content is protected