A PERSONAL BLOG OF

Rizka Edmanda

LIFESTYLE. MOTHERHOOD AND EVERYTHING SHE LIKES.

Pusat Informasi Corona Kumparan

Bekal Diri dalam Menghadapi Pandemi

Melawan mahluk tak kasat mata, tak semudah melawan musuh yang tampak nyata. Begitu pula halnya dengan melawan corona. Maka dari itu disaat awal virus ini mewabah, jujur saya sempat merasa akan kalah. Betapa tidak, dampak corona yang paling besar yang saya rasakan adalah gangguan kesehatan mental. Terdengar sepele memang, tapi ini persoalan yang teramat krusial. Sebab konon, kesehatan mental adalah tameng diri yang paling kuat agar seseorang dapat bertahan dalam setiap kondisi. Pengalaman pahit terkena gejala psikosomatik membuat saya bangkit melawan kekhawatiran yang berlebihan akan corona. Dikala sembuh dari gejala semu itu, saya lantas mengubah strategi dalam menghadapi pandemi. Satu hal penting yang saya lakukan adalah dengan memfilter berita seputar corona hanya dari sumber yang terpercaya. Dari Pusat Informasi Corona Kumparan misalnya.

**********

Di zaman kekinian medium berita telah banyak berubah. Jika dulu koran dan majalah cetak menjadi primadona, maka kini keduanya digeser oleh kehadiran internet dan media sosial. Semua orang mendadak jadi pewarta. Kabar teranyar tentang suatu peristiwa di seluruh dunia lebih cepat menyebar lewat media sosial atau grup-grup percakapan virtual lainnya. Aneka berita yang merangkum suatu fenomena nyatanya tidak hanya menambah wawasan pembaca. Namun juga memengaruhi pola pikir, tindakan hingga kesehatan mental si pembaca.

Hal ini terjadi pada saya. Tepatnya saat wabah corona masuk ke Indonesia. Badai informasi seputar corona yang bertebaran di media sosial bak peluru tajam yang memberondong isi kepala saya. Kondisi psikologis dan fisiologis saya amat terganggu sejak pemerintah mengumumkan kasus pertama COVID19 di negara kita. Apalagi saat itu banyak hoaks bertebaran seputar corona.

Mulai dari pesan siaran yang mengatakan wabah corona mirip seperti wabah zombie di film-film hingga sebuah utas yang membahas kematian mendadak sejumlah orang di jalanan  akibat terkena corona. Belakangan baru saya tau bahwa semua itu adalah kabar bohong alias hoaks. Akibat hoaks-hoaks tersebut, saya tak hanya mengalami kekhawatiran yang berlebihan. Saya juga bahkan sempat merasakan gejala semu corona yang kemudian saya ketahui merupakan dampak dari gangguan psikosomatik.

psikosomatik

Gangguan psikosomatik ini bermula saat beberapa pekan lalu saya merasakan gejala mirip corona. Seketika saya panik. Saya dan suami lantas bergegas mencari pertolongan medis terdekat. Saya ingat betul, waktu itu hari minggu. Di kota kecil tempat saya tinggal, tak banyak dokter yang membuka praktek mandiri di akhir pekan. Beruntung suami punya seorang teman lama yang bekerja sebagai dokter. Kami pun menghubungi beliau agar mendapatkan jadwal berobat di kliniknya hari itu juga.

Setelah melalui berbagai pemeriksaan, dokter memutuskan untuk melakukan rapid test pada saya sebagai skrinning awal. Kebetulan klinik beliau memang mengantongi izin untuk menyelenggarakan rapid test mandiri pada masyarakat. Alhamdulillah pemeriksaan menunjukkan hasil yang baik. Demam saya masih dalam batas normal dan hasil rapid test juga menunjukkan non reaktif.

“Keluhan kamu sepertinya hanya diakibatkan cemas yang berlebihan. Jadinya stres. Makanya jauhi hoaks dan kurangi konsumsi berita yang negatif nanti malah sakit. Saya sarankan agar kamu tetap dirumah saja, lakukan karantina mandiri, jaga jarak jika harus keluar, pakai masker dan jaga daya tahan tubuh. InsyaAllah aman” ucap Dokter menutup konsultasi kami hari itu.

Jaga Kesehatan Mental

SUPAYA TETAP #TenangUntukMenang Melawan Corona

Selain saya, barangkali ada jutaan orang lain diluar sana yang mengalami hal serupa. Yakni merasakan reaksi gejala semu corona namun bukan terjadi akibat infeksi virus melainkan dari rasa cemas yang berlebihan. Hal ini disebut psikosomatik. Rasa cemas yang berlebihan konon dapat meningkatkan adrenalin ke seluruh tubuh hingga menyebabkan ketidakstabilan di sistem saraf otonom. Akibatnya tubuh akan merasakan gejala kecemasan seperti nyeri dada, sesak nafas, batuk hingga sakit tenggorokan dan demam.

Parahnya, psikosomatik justru dapat menjadi penyebab daya tahan tubuh melemah. Kita yang mungkin awalnya sehat bisa saja justru jadi terinfeksi virus karena imunitas kita menurun akibat rasa cemas yang berlebihan. Maka dari itu, menanamkan afirmasi positif bahwa kita mampu melawan pandemi dengan cara disiplin melindungi kesehatan diri serta tak lupa menjaga kesehatan mental kita, adalah solusi ampuh untuk bertahan ditengah situasi pandemi yang serba tak pasti.

Setelah mengalami gangguan kecemasan tersebut saya pun mengatur strategi agar kedepan saya dapat menjaga kesehatan mental di tengah pandemi. Saya mulai mencari tau informasi dan tips menjaga kesehatan mental pada laman-laman berita dan artikel di aplikasi Kumparan yang terinstal di smartphone saya.

Saya percaya Kumparan sebab berbagai artikel disana acap kali merujuk data dan informasi dari sumber yang valid dan terjamin kredibilitasnya. Misalnya, artikel seputar corona, akan merujuk sumber dari data kemenkes, WHO (World Health Organization), CDC (Center for Disease Control & Prevention) serta saran-saran dari para pakar.

Kemudian mengingat Kumparan adalah media kolaboratif dimana pengguna juga dapat mengirimkan konten tulisan (story) maka banyak pula artikel tips kesehatan mental yang ditulis berdasarkan pengalaman pribadi pengguna. Kendati hanya ditulis berdasarkan pengalaman namun artikel tersebut tetap akan melalui proses kurasi yang ketat oleh tim redaksi kumparan sehingga dapat dipertanggungjawabkan kredibilitasnya.

kesehatan-mental-kumparan

Dari berbagai artikel yang saya baca, saya pun akhirnya dapat mengutip, mengumpulkan dan merangkum beberapa tips seputar menjaga kesehatan mental di tengah pandemi yang kemudian saya terapkan dalam kehidupan sehari-hari. Rasanya sayang jika berbagai tips bermanfaat itu tak saya bagi lewat tulisan ini. Berikut beberapa tips yang bisa dilakukan. Silahkan lihat pada infografis berikut ya!

Tips Menjaga Kesehatan Mental ditengah Pandemi

 

Pusat Informasi Corona Kumparan

Saran dari dokter yang saya temui serta inspirasi dari berbagai tips menjaga kesehatan mental yang saya peroleh di aplikasi Kumparan akhirnya membuat saya hanya fokus menyimak informasi corona dari sumber terpercaya yaitu Pusat Informasi Corona Kumparan. Sejak diluncurkan beberapa waktu lalu, saya melihat kanal ini memang berbeda dari kanal berita lainnya. Disana tersaji berbagai konten dan artikel informasi yang akurat dan relevan, beserta data dan panduan untuk menghadapi pandemi.

“Kumparan ingin membantu masyarakat agar tidak gugup, memahami apa yang sedang terjadi, mengerti apa yang harus dilakukan dalam menghadapi pandemi corona ini. Ini alasan utamanya kami membuat Pusat Informasi Corona. Semoga kita semua selalu diberkahi keselamatan dan kesehatan,”

Hugo Diba

CEO Kumparan

Terdapat 9 collection dengan beragam konten informatif di Pusat Informasi Corona. Menurut saya, semua koleksi menu ini sangatlah bermanfaat untuk menambah wawasan dan menyiapkan kesiagaan dalam menghadapi pandemi.

kumparan

Memahami Virus Corona

Pada collection ini terdapat berbagai wawasan dasar seputar covid19 mulai dari pengertian corona atau covid19, gejala dan penularannya serta jawaban atas pertanyaan umum seputar corona. Koleksi menu ini menurut saya amat penting untuk dibaca dan dibagikan, sebab dengan bekal wawasan dasar seputar corona kita jadi tau cara untuk menghindarinya.

Pencegahan Diri & Keluarga

Collection  ini terdiri atas konten pilihan seputar tips untuk membentengi diri dan keluarga dari bahaya corona. Misalnya cara  apa yang harus dilakukan jika anggota keluarga menunjukkan gejala, cara naik transportasi saat ada wabah, panduan ke rumah sakit saat pandemi, cara masuk rumah bila terpaksa bepergian ditengah wabah corona.

kumparan

Prosedur Tes & Panduan Kesehatan

Ketika merasakan gejala mirip corona biasanya orang akan panik dan segera ingin ke rumah sakit untuk berobat, padahal bisa saja penyakit tersebut hanya radang tenggorokan atau flu ringan. Pada collection  ini terdapat aneka konten pilihan yang akan membantu kita membuat keputusan soal kapan kita perlu ke rumah sakit saat merasakan gejala.

pusat informasi kumparan

Happy at Home

Pandemi yang mengharuskan masyarakat mengisolasi diri dirumah tak jarang membuat orang merasa stres. Terlebih bagi kaum urban yang dinamis. Namun demi menekan angka penyebaran virus baiknya kita ikuti saja perintah #DirumahAja yang dianjurkan pemerintah. Tenang, ada banyak inspirasi kegiatan seru untuk dilakukan dirumah di collection “Happy at Home” pada laman pusat informasi Kumparan.

Rumah Sakit Rujukan

Di setiap provinsi terdapat rumah sakit rujukan yang dikhususkan untuk menangani pasiencovid19. Kita wajib mencatat nomor telepon dan alamat rumah sakit rujukan corona di wilayah kita agar jika sewaktu-waktu terjadi keadaan darurat, kita bisa segera menghubungi rumah sakit tersebut. Pada collection ini Kumparan menyediakan informasi rumah sakit rujukan corona di 34 provinsi.

Hotline

Pada collection ini, Kumparan menyediakan nomor hotline corona di 34 provinsi di Indonesia dan nomor hotline corona nasional yang bisa dihubungi sewaktu-waktu. Di setiap artikel disebutkan dengan rinci nomor telepon, chatbot whatsapp, situs informasi hingga panggilan ekstensi untuk konsultasi psikologi ditengah wabah. Ada pula nomor polisi setempat untuk keadaan darurat.

Kumpulan Doa

Bencana memang bisa datang kapan saja termasuk bencana pandemi. Namun  perlindungan Tuhan adalah obat paling mujarab saat ini. Kumparan menyediakan konten artikel berisi doa dari 6 agama yang diakui di Indonesia untuk dibaca dan diamalkan penganutnya. Semoga doa-doa yang dirapal akan menjadi tameng untuk melindungi diri kita dari marabahaya.

Pengumuman Pemerintah

Lewat collection ini Kumparan memberikan update secara lengkap mengenai berbagai kebijakan dan pengumuman pemerintah seputar wabah corona. Mulai dari aturan larangan mudik, aturan selama PSBB, panduan beribadah, panduan acara khitanan dan pernikahan selama pandemi dan lain sebagainya.

Donasi Lawan Corona

Demi mempercepat penanganan virus corona. KumparanDerma mengadakan donasi dengan tajuk #IndonesiaLawanCOVID19. Donasi dilakukan untuk membantu warga terdampak hingga bantuan untuk tenaga medis.  Kamu juga bisa ikut berkontribusi dalam menyalurkan donasi lewat Kumparan Derma di Pusat Informasi Corona ini.

Selain 6 collection diatas juga terdapat data sebaran kasus corona di Indonesia. Melalui data tersebut, kita bisa memperhatikan jumlah PDP, ODP, Pasien positif, sembuh dan meninggal. Tak hanya disajikan secara nasional, data tersebut juga dapat dipilah per daerah. Sehingga kita bisa memantau jumlah sebaran kasus corona di daerah kita. Menurut saya ini penting, sebab dengan melihat statistik kita jadi paham sejauh apa kita harus menyiapkan diri. Data sebaran kasus corona di Kumparan juga ditampung berdasarkan data  dari Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID19 yang dimutakhirkan dari data pemerintah pusat dan daerah sehingga terjamin serta dapat dipastikan akurasinya.

Pusat informasi corona Kumparan menurut saya menyajikan akses informasi yang lengkap dan dibutuhkan oleh setiap orang untuk dapat tetap update seputar corona tanpa takut hoaks. Artikel disampaikan dengan lugas, singkat namun berisi. Terdapat pula infografis untuk memudahkan kita dalam memahami pokok informasi dalam setiap artikel tersebut serta kolom komentar untuk memudahkan kita saling berinteraksi dengan pembaca lainnya. Pusat Informasi Corona ini merupakan wujud nyata kepedulian Kumparan untuk melawan corona dengan memberikan informasi seputar corona yang aktual dan terpercaya. Sebab akses terhadap informasi yang kredibel adalah kunci untuk tetap #TenangUntukMenang melawan corona.

Berbagi Kesan Sebagai Pembaca Aplikasi Kumparan

Nah, kalau aplikasi Kumparan sudah terinstal di smartphone kamu, dan kamu juga sudah membaca-baca konten di menu Pusat Informasi Corona. Tidak ada salahnya mampir ke fitur-fitur lain di aplikasi ini. Sebab disana ada banyak konten artikel lengkap, beragam dan terkini dari beragam topik agar kita bisa tetap update informasi secara lokal, nasional maupun internasional meskipun saat ini kita harus dirumah saja.

Terdapat 9 kanal berita utama di aplikasi kumparan. Mulai dari News (berita), Entertainment (hiburan), Mom (Ibu), Food & Travel (kuliner & wisata), tekno & sains, otomotif, woman (perempuan), bola dan olahraga serta bisnis. Ada pula konten-konten viral dan kekinian pada menu “trending” dan menu “opini & cerita” yang berisikan aneka konten kiriman user (pengguna) serta menu collection yang berisikan konten-konten dari berbagai isu menarik pilihan redaksi.

aplikasi kumparan

Banyak hal yang membuat saya pada akhirnya jatuh cinta pada aplikasi media daring yang satu ini. Sebab menurut saya aplikasi Kumparan sangat berbeda dengan aplikasi media daring kebanyakan. Kumparan tampil menawarkan berbagai keunggulan pada fitur-fiturnya. Mulai dari tampilan aplikasi yang ringan namun sangat fungsional, cara penyajian konten yang kekinian, kebebasan memilih preferensi berita yang diinginkan, fitur interaksi antar pembaca, kesempatan untuk ikut berkontribusi membuat konten kita sendiri hingga laman donasi terpercaya yang diasuh oleh KumparanDerm.  Segelintir alasan tersebut membuat saya yakin bahwa Kumparan merupakan aplikasi berita terbaik di Indonesia saat ini.

Konten Berita Paling Update, Jujur dan Berimbang 

Hal yang paling saya suka dari artikel kumparan adalah karena konten berita disajikan dengan ringan dan tidak kaku.  Agak pop dan kadang nyeleneh namun tetap tegas dan santun. Jika kamu mengikuti Kumparan di media sosial pasti tau ciri khas Kumparan dalam menyajikan berita. Bahkan di instagram Kumparan saja, sering kita melihat unggahan konten dengan bahasa daerah dan terjemahannya, hal ini membuat konten berita Kumparan terasa semakin dekat dengan masyarakat.

Visualisasi Konten Menarik dan Kekinian

Visualisasi kontennya juga sangat kekinian. Ilustrasi berita disampaikan lewat vector, foto, video dan infografis yang menarik sehingga membuat orang betah berlama-lama membaca artikelnya. Kemudian yang terpenting adalah Kumparan menyajikan konten berita secara berimbang, jujur, tidak memprovokasi dan anti click-bait. Misalnya dimasa-masa pandemi seperti saat ini. Selain memberitakan isu negatif soal corona seperti misalnya angka kematian, Kumparan juga tak lupa menyajikan berbagai berita positif yang menggembirakan antara lain seputar penyaluran bantuan untuk masyarakat yang terdampak covid19 ataupun berita seputar angka kesembuhan pasien corona. Menurut saya hal ini sangatlah penting agar masyarakat  dan pembaca dapat lebih optimis melawan pandemi ini.

Fitur Interaksi Antar Pembaca Membuat Kumparan Tampil Beda

Selain itu platform media daring yang diluncurkan sejak tahun 2017 ini juga memberikan kesempatan bagi setiap user untuk saling berinteraksi di kolom komentar. Interaksi antara platform berita dengan pembacanya sebagaimana terdapat di Kumparan menjadi sebuah terobosan inovatif di bidang jurnalisme. Sebab zaman dulu jurnalisme bersifat pasif karena pembaca hanya bisa mengonsumsi berita tanpa bisa ikut mengomentari sementara Kumparan justru membuka diri untuk menerima komentar bahkan kritik dari pembaca atas setiap konten yang diunggah. Terobosan ini tentunya dapat meningkatkan kualitas media massa kita karena masyarakat dapat menilai secara kritis kualitas dan keabsahan sebuah berita.

Kemudahan Memilih Berita Sesuai Kebutuhan

Pada aplikasi Kumparan juga terdapat fitur untuk memilih topik berita sesuai kebutuhan. Hal ini tentunya dapat meminimalisir berita yang dapat merusak suasana hati kita. Bagi orang dengan riwayat gangguan kecemasan seperti saya fitur ini juga sangat membantu agar saya dapat memfilter berita yang ingin saya lihat berdasarkan preferensi saya sendiri. 

Akses Donasi Terpercaya

Kumparan menghadirkan sebuah menu khusus untuk mengajak pembaca setianya menebar kebaikan lewat aplikasi Kumparan. Menu tersebut adalah “Kumparan Derma”. Penyaluran donasi juga dijamin akan amanah dan tepat sasaran sebab Kumparan menggandeng Kitabisa dalam hal penghimpunan dan penyaluran donasinya. Hadirnya menu Kumparan Derma di aplikasi Kumparan menjadi bukti nyata bahwa sebuah portal media daring di masa kini seharusnya tidak hanya terpaku untuk menyajikan  berita, namun juga harus mampu membuat story yang pada akhirnya dapat menggerakkan masyarakat dalam hal positif khususnya untuk menabur kebaikan. Kebetulan beberapa waktu lalu Kumparan juga menyalurkan bantuan ke daerah saya di Kotawaringin Barat. Melalui akun instagram Prokom Kobar saya menyaksikan secara live streaming penyerahan bantuan tersebut. Kumparan Keren!

Tanpa Iklan

Hal paling menggembirakan dari situs ini selain alasan-alasan diatas juga adalah karena keasyikan membaca berita tidak akan terganggu oleh iklan yang menutupi layar handphone kita. Karena aplikasi Kumparan hadir tanpa iklan yang menganggu. Jadi, selamat membaca konten artikel dan berita dengan tenang ya!

Setidaknya itulah beberapa alasan utama mengapa aplikasi Kumparan membuat saya jatuh cinta sejak pandangan pertama. Jadi jika kamu belum mengunduh aplikasi Kumparan, yuk segera unduh sekarang juga! Agar tak ketinggalan informasi corona dan berita menarik lainnya. Jangan lupa juga ikuti Kumparan di media sosial karena selain di aplikasi dan situsnya, ragam berita serta artikel menarik juga ada di laman instagram, facebook dan twitter Kumparan.

Ikuti Kumparan di Media Sosial, yuk!

#TenangUntukMenang 

Pengalaman buruk mengalami gangguan psikosomatik akibat panik dan cemas berlebihan dalam menghadapi pandemi membuat saya sadar bahwa apapun yang kita lihat dan baca, dapat mempengaruhi kesehatan mental kita. Maka dari itu, kini saya tak mau lagi membaca pesan siaran maupun unggahan media sosial soal corona yang belum tentu kebenarannya. Saya hanya berfokus pada kanal-kanal terpercaya saja seperti misalnya pengumuman resmi dari pemerintah atau lembaga terkait, saran-saran ahli serta Pusat Informasi Corona Kumparan. Sebab,  saya percaya bahwa informasi yang benar adalah kunci agar kita dapat #TenangUntukMenang dalam menghadapi pandemi.

Informasi terkini dan data pergerakan kasus yang valid menjadi wawasan penting agar kita bisa bertahan di situasi seperti saat ini. Kesembilan koleksi konten pada Pusat Informasi Corona Kumparan serta data sebaran kasus corona yang selalu diperbaharui dengan cermat disana menurut saya tak hanya menjadi sumber informasi corona yang sangat penting untuk masyarakat namun juga sebagai data driven yang dapat menentukan langkah seperti apa yang harus diambil selanjutnya.

Sebagai netizen sekaligus pembaca setia Kumparan saya pun amat bersyukur dengan kehadiran Aplikasi Kumparan yang selalu menyajikan berbagai berita terkini dan terupdate tentang berbagai topik. Sebab ditengah pandemi seperti saat ini, aplikasi Kumparan tak hanya menjadi “gerbang” sumber informasi corona yang penting untuk saya, namun juga menjadi “jendela” agar saya dapat melihat dunia dari dalam rumah.

Terima kasih, Kumparan!

Sumber-Sumber :

  • Foto & Tangkapan Layar : Rizka Edmanda & Kumparan
  • Desain & Olah Grafis : Rizka Edmanda
  • Video : Rizka Edmanda

Disclaimer : Artikel ini diikutsertakan dalam Marathon Blog Berhadiah THR Jutaan Rupiah dari Kumparan.

#BerkahNulisDariRumah #TenangUntukMenang

error: content is protected