A PERSONAL BLOG OF

Rizka Edmanda

LIFESTYLE. MOTHERHOOD AND EVERYTHING SHE LIKES.

PCR Test Halodoc – Pandemi covid19 masih belum juga berakhir. Kendati pemerintah telah menggelontorkan dana triliyunan rupiah untuk mengatasi merebaknya wabah ini namun tetap saja virus corona masih enggan pergi. Tindakan pencegahan menjadi metode yang dipilih agar mewabahnya virus ini tidak semakin meluas. 3 T atau testing, tracing dan treatment dilakukan pemerintah untuk menekan angka penyebaran virus. Namun meski demikian, luasnya wilayah Indonesia dan tingginya jumlah manusia yang tinggal secara terpisah-pisah antar pulau menyebabkan sulitnya pengetesan covid19 secara merata. Solusinya, tes mandiri pun jadi pilihan. Terlebih bagi masyarakat rentan yang masih harus beraktivitas seperti biasa ditengah tingginya ancaman virus corona.

Swab dan PCR tak terpisahkan dalam metode tes untuk menegakkan diagnosis Covid-19. Swab adalah cara untuk memperoleh bahan pemeriksaan ( sampel ) . Swab dilakukan pada nasofaring dan atau orofarings. Pengambilan ini dilakukan dengan cara mengusap rongga nasofarings  dan atau orofarings dengan menggunakan alat seperti  kapas panjang dengan lidi khusus. Alat ini kelak akan dimasukkan secara perlahan ke rongga hidung untuk mengambil sampel lendir dari tenggorokan pasien. Adapun PCR adalah singkatan dari polymerase chain reaction. PCR merupakan metode pemeriksaan virus SARS Co-2 dengan mendeteksi DNA virus. Uji ini akan  didapatkan hasil apakah seseorang positif atau tidak SARS Co-2.

Metode PCR belakangan mengemuka di tengah rapid test pemeriksaan virus corona karena digadang-gadang lebih akurat dibanding rapid test. Para pakar menilai, PCR lebih akurat dibanding metode serologi yang kini digunakan dalam rapid test massal virus corona. Hal ini disebabkan PCR Test itu digunakan untuk mendeteksi RNA virus SARS-CoV2 di dalam tubuh. Jadi, tepat ke sasarannya. Sedangkan Rapid hanya melihat keberadaan antigen dan antibodi. Itulah sebabnya mengapa banyak pasien Pada waktu awal terkena infeksi, saat dilakukan rapid test hasilnya negatif, tetapi ketika dilakukan PCR hasilnya positif  karena virus itu sudah ada di saluran pernafasan. Dan para pasien yang sudah melaksanakan rapid test atau antibody  test dilakukan sebagai skrining, bila hasilnya reaktif akan dilanjutkan tes PCR untuk memastikan apakah virus masih ada atau tidak.

Namun masih banyak masyarakat enggan melakukan PCR test karena PCR test dianggap menyakitkan. Padahal mengingat keakurasiannya yang tinggi sudah seharusnya masyarakat terutama yang rentan terjangkit virus corona melaksanakan PCR test sebagai upaya untuk mendeteksi dini virus corona dalam tubuh mereka. Apalagi saat ini, pemerintah dan pelayanan medis sudah sangat memudahkan masyarakat dalam melakukan PCR test. Bisa dilakukan secara drive thru sehingga pasien tak perlu turun dari mobil sehingga tentunya selain lebih praktis, juga meminimalisir kontak fisik dengan pasien lain saat sedang mengantre.

Bagi masyarakat di Jakarta yang ingin melakukan PCR test, berikut beberapa daftar rumah sakit yang menyediakannya :

  1. RSU Bunda Jakarta
  2. RS Pondok Indah
  3. RS Pertamina Jaya
  4. RS Hermina Podomoro
  5. RS Mayapada Kuningan
  6. Cibis Park (terdapat drive thru)
  7. RS Mayapada Jakarta Selatan (terdapat drive thru)
  8. RS PGI Cikini
  9. RS Pelni
  10. RS Yarsi
  11. RS Husada
  12. RS Kartika Pulomas
  13. RS Siloam Group
  14. RS Mitra Keluarga
  15. RS Pondok Indah
  16. RS Gandaria
  17. RS Setia Mitra
  18. RS Yadika Kebayoran Lama
  19. RS Royal Taruma
  20. RS Sumber Waras
  21. RS Grha Kedoya
  22. RS Hermina Daan Mogot
  23. RS Primajaya Evasari
  24. RS Islam Jakarta Pondok Kopi  
  25. RS Hermina Jatinegara

(mohon tambahkan di kolom komentar jika anda memiliki informasi lain seputar rumah sakit yang menyediakan PCR Test agar menjadi informasi yang bermanfaat untuk pembaca)

Selain daftar rumah sakit diatas, situs penyedia kesehatan online Halodoc juga menyediakan layanan PCR tes secara drive thru. Pasien yang membutuhkan layanan ini bisa memilih hari dan jam secara online baik lewat laman halodoc ataupun aplikasi halodoc. Lokasinya berada di JL H. R. Rasuna Said No.Kav 32-33, RT.10/RW.7, Kuningan, Karet Kuningan, Setia Budi, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12920. Adapun ongkosnya mengenakan biaya Rp 2,8 juta untuk hari yang sama. Sementara untuk hasil 1 x 24 jam, biayanya sebesar Rp 2,5 juta serta untuk hasil H+1 Rp 2,3 juta.

Jadi sudah siapkah anda melakukan PCR test? Yuk, deteksi dini COVID19 dengan PCR Test secara mandiri.

error: content is protected