NHW #4 : MENDIDIK ANAK SESUAI FITRAHNYA

Setiap Anak Tumbuh dan Berkembang Sesuai Fitrahnya

****

Bunda dan calon bunda peserta matrikulasi IIP, masih semangat belajar? Kali ini kita akan masuk tahap #4 dari proses belajar kita. Setelah bunda berdiskusi seru seputar mendidik anak dengan kekuatan fitrah , maka sekarang kita akan mulai mempraktekkan ilmu tersebut satu persatu.

a. Mari kita lihat kembali Nice Homework #1 , apakah sampai hari ini anda tetap memilih jurusan ilmu tersebut di Universitas Kehidupan ini? Atau setelah merenung beberapa minggu ini, anda ingin mengubah jurusan ilmu yang akan dikuasai?

b. Mari kita lihat Nice Homework #2, sudahkah kita belajar konsisten untuk mengisi checklist harian kita? Checklist ini sebagai sarana kita untuk senantiasa terpicu “memantaskan diri” setiap saat. Latih dengan keras diri anda, agar lingkungan sekitar menjadi lunak terhadap diri kita.

c.Baca dan renungkan kembali Nice Homework #3, apakah sudah terbayang apa kira-kira maksud Allah menciptakan kita di muka bumi ini? Kalau sudah, maka tetapkan bidang yang akan kita kuasai, sehingga peran hidup anda akan makin terlihat.

Contoh :
Seorang Ibu setiap kali beraktivitas selalu memberikan inspirasi banyak ibu-ibu yang lain. Bidang pelajaran yang paling membuatnya berbinar-binar adalah “Pendidikan Ibu dan Anak”. Lama kelamaan sang ibu ini memahami peran hidupnya di muka bumi ini adalah sebagai inspirator.
Misi Hidup : memberikan inspirasi ke orang lain
Bidang : Pendidikan Ibu dan Anak
Peran : Inspirator

d. Setelah menemukan 3 hal tersebut, susunlah ilmu-ilmu apa saja yang diperlukan untuk menjalankan misi hidup tersebut.
Contoh : Untuk bisa menjadi ahli di bidang Pendidikan Ibu dan Anak maka Ibu tersebut menetapkan tahapan ilmu yang harus dikuasai oleh sebagai berikut :
1. Bunda Sayang : Ilmu-ilmu seputar pengasuhan anak
2. Bunda Cekatan : Ilmu-ilmu seputar manajemen pengelolaan diri dan rumah tangga
3. Bunda Produktif : Ilmu-ilmu seputar minat dan bakat, kemandirian finansial dll.
4. Bunda Shaleha : Ilmu tentang berbagi manfaat kepada banyak orang

e. Tetapkan Milestone untuk memandu setiap perjalanan anda menjalankan Misi Hidup
contoh : Ibu tersebut menetapkan KM 0 pada usia 21 th, kemudian berkomitmen tinggi akan mencapai 10.000 (sepuluh ribu ) jam terbang di satu bidang tersebut, agar lebih mantap menjalankan misi hidup. Sejak saat itu setiap hari sang ibu mendedikasikan 8 jam waktunya untuk mencari ilmu, mempraktekkan, menuliskannya bersama dengan anak-anak. Sehingga dalam jangka waktu kurang lebih 4 tahun, sudah akan terlihat hasilnya.
Milestone yang ditetapkan oleh ibu tersebut adalah sbb :
KM 0 – KM 1 ( tahun 1 ) : Menguasai Ilmu seputar Bunda Sayang
KM 1 – KM 2 (tahun 2 ) : Menguasai Ilmu seputar Bunda Cekatan
KM 2 – KM 3 (tahun 3 ) : Menguasai Ilmu seputar Bunda Produktif
KM 3 – KM 4 ( tahun 4) : Menguasai Ilmu seputar Bunda shaleha

f. Koreksi kembali checklist anda di NHW#2, apakah sudah anda masukkan waktu-waktu untuk mempelajari ilmu-ilmu tersebut di atas. Kalau belum segera ubah dan cantumkan.

g. Lakukan, lakukan, lakukan, lakukan

Sang Ibu di contoh di atas adalah perjalanan sejarah hidup Ibu Septi Peni, sehingga menghadirkan kurikulum Institut Ibu Profesional, yang program awal matrikulasinya sedang kita jalankan bersama saat ini.
Sekarang buatlah sejarah anda sendiri.
Karena perjalanan ribuan mil selalu dimulai oleh langkah pertama, segera tetapkan KM 0 anda.

Salam Ibu Profesional,

/Tim Matrikulasi IIP/

*****

  1. Sampai hari ini saya merasa masih yakin dan tetap pada keputusan saya mengenai ilmu yang ingin saya tekuni, yakni ilmu ikhlas, sebab sebagaimana saya ulas pada ugas artikel NHW #1 , ilmu ini akan terpakai seumur hidup. Begitupula dalam proses saya mendidik anak sesuai fitrah, kelak ketika anak tumbuh tidak sesuai dengan keinginan saya maka dengan ilmu ikhlas saya berharap dapat lebih bisa legowo mengenai takdir dan ketetapan Allah. Misal, saya ingin anak berkarir menjadi dokter, namun fitrah dan potensi anak saya adalah dibidang Matematika, maka saya dapat merelakan cita-cita saya untuk menjadikan anak saya seorang dokter dan mendukung cita-cita anak sesuai fitrahnya yakni menjadi matematikawan.
  2. Mengingat beberapa checklist yang saya bahas pada NHW #2 ada yang merupakan indikator jangka panjang, maka beberapa dari checklist tersebut belum dapat saya laksanakan dengan maksimal. Namun dalam rangka upaya memantaskan diri menjadi orangtua yang layak bagi anak-anak maka saya tetap berlatih keras menjalankan indikator-indikator tersebut.
  3. Saya seorang Calon Ibu dengan aktivitas yang kebanyakan dilakukan di rumah. Saya juga saat ini tengah merintis karir sebagai seorang calon Notaris/PPAT namun apabila telah berkantor dan menjalankan profesi saya berencana akan mendirikan kantor didekat rumah agar tetap dapat memperhatikan suami dan anak-anak. Selain mengurus rumah dan keluarga, serta merintis perjalanan karir menjadi calon Notaris, saya juga mengisi kegiatan dengan menjadi blogger dan sesekali mendapat fee dalam menulis. Kecintaan saya pada dunia tulis menulis membuat saya ingin menginspirasi banyak orang lewat tulisan. Sehingga dengan ilmu ikhlas yang ingin saya tekuni sesuai dengan di NHW #1 dan kemampuan menulis yang saya miliki, saya akan berupaya menulis untuk kebermanfaatan. Menulis hal-hal yang positif dan bermanfaat bagi banyak orang, khususnya mengenai isu-isu seputar Ibu dan Anak. Dengan menulis saya dapat mengikat ilmu dan dapat memberi informasi yang baik kepada banyak orang. Sekalipun “tidak dibayar” namun saya yakini dengan melakukan ini, upaya saya untuk menyebarkan informasi yang baik melalui tulisan akan “dibayar” dengan sesuatu yang jauh lebih berharga dari sekedar nominal Rupiah. Sebagaimana yang Ibu Septi Peni Wulandani katakan, rezeki itu pasti, kemuliaan yang harus dicari.

    Misi Hidup : Menyebarkan Kebaikan Lewat Tulisan
    Bidang : writingbloging, parenting
    Peran : mom blogger dan freelance content writer 

  4. –  Bunda Pembelajar : Ilmu-ilmu seputar dunia literasi, parenting, pengasuhan anak, tumbuh kembang anak, manajemen pengelolaan diri / self development, psikologi, pendidikan, kesehatan dsb
    – Bunda Cekatan : Ilmu-ilmu seputar managemen diri, seputar pernikahan & rumah tangga, ilmu ikhlas, dsb
    – Bunda Produktif : Ilmu-ilmu seputar kemandirian finansial, manajemen keuangan keluarga dsb
    – Bunda Shaleha : Ilmu tentang menebar manfaat bagi banyak orang
  5. Saya menetapkan KM 0 pada usia 24 th, tepat ketika saya menikah, menemukan partner hidup dalam meraih cita-cita dan visi misi saya dalam menjalani kehidupan. Saya mendedikasikan waktu di hari senin sampai jumat selama 2 jam perhari untuk mencari ilmu, mempraktekkan dan menuliskannya. Baik itu melalui diskusi bersama teman-teman Whatsapp Group Komunitas Ibu Profesional, membaca buku-buku parenting ataupun mendengar pengalaman parenting orang lain. Milestone yang saya tetapkan adalah sbb :
    KM 0 – KM 1 (tahun 1, 2018) : Menguasai Ilmu seputar Bunda Pembelajar
    KM 1 – KM 2 (tahun 2, 2019) : Menguasai Ilmu seputar Bunda Cekatan
    KM 2 – KM 3 (tahun 3, 2020) : Menguasai Ilmu seputar Bunda Produktif
    KM 3 – KM 4 (tahun 4, 2021) : Menguasai Ilmu seputar Bunda Shaleha

Bismillahirrahmanirrahim, Semoga Allah meridhai proses, pembelajaran dan perjalanan ini…

Rizka Edmanda

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *