A PERSONAL BLOG OF

Rizka Edmanda

LIFESTYLE. MOTHERHOOD AND EVERYTHING SHE LIKES.

Save Your Money, Save Your Family

Harta yang paling berharga, adalah keluarga” sepenggal lirik lagu yang dinyanyikan oleh Novia Kolopaking di tahun 90an ini memang benar adanya. Keluarga memang adalah aset terbaik yang kita punya. Maka dari itu kita perlu melakukan strategi, untuk menjaga keutuhan aset terbaik ini. Salah satu strateginya adalah dengan melakukan perencanaan keuangan. Sebab tak dapat dipungkiri, salah satu penentu keharmonisan keluarga adalah kondisi keuangan yang sehat. Bak gayung bersambut, perkenalan saya pada aplikasi Finansialku membuat saya dapat melakukan perencanaan keuangan keluarga dengan mudah. Berikut adalah cerita tentang langkah yang saya lakukan untuk membuat perencanaan keuangan keluarga, serta bagaimana Finansialku dengan berbagai fitur kerennya dapat membantu saya. Disimak ya!

 

Hidup Itu Tak Selalu Nyaman

Sebagai seorang Ibu saya akui bahwa saya mengemban tugas yang sangat besar. Selain merawat anak dan suami saya juga bertugas menjadi menteri keuangan. Saya pun akhirnya terbiasa mengatur dengan saksama keuangan keluarga. Ini penting, sebab saya sadar bahwa hidup itu tak seperti pundak pasangan, yang selalu nyaman. Kadang hidup berada diatas, namun terkadang ada dibawah. Maka dari itu, mengatur keuangan keluarga sebaik mungkin dapat membuat kita lebih siap secara mental ataupun finansial dalam menyambut segala kondisi yang akan terjadi, serta dapat membantu kita untuk mewujudkan cita-cita finansial keluarga dengan lebih mudah. 

Diluar sana sudah ada banyak contoh kasus keluarga baru yang tidak cakap mengatur keuangan. Berfoya-foya ketika ada uang dan mengharapkan utang saat darurat. Pada akhirnya masalah yang semula hanya sekedar urusan keuangan, berujung menjadi sebuah keretakan pernikahan. Hiiy, mengerikan. Saya tak mau menjadi korban selanjutnya. Oleh sebabnya, bagi saya pribadi urusan besar kecil pendapatan adalah soal rezeki, sementara kepiawaian sang Ibu mengatur keuangan adalah penentu yang paling hakiki. 

Maka dalam rangka mewujudkan cita-cita finansial dan membuat skenario masa depan keuangan keluarga dengan lebih matang, saya sadar bahwa satu hal terpenting yang wajib saya lakukan adalah perencanaan. Sebab bukankah, a goal without a plan is just a wish? 

3 Langkah Sederhana Membuat Perencanaan Keuangan Keluarga Ala Gue

1. Menentukan posisi keuangan

Sebelum mulai membuat rencana keuangan, hal pertama yang saya lakukan adalah menentukan posisi keuangan keluarga. Dalam hal ini keterbukaan antar pasangan menjadi satu hal yang sangat penting, sebab seharmonis apapun suatu pernikahan, urusan keuangan tetap adalah hal yang sensitf, krusial dan penuh risiko. Karena itu sejak awal menikah, saya dan suami sudah mendiskusikan bersama soal posisi keuangan masing-masing. Apa saja harta bawaan yang akan dibawa masuk menjadi harta bersama dalam pernikahan, hingga adakah cicilan ataupun utang tertunggak yang belum dibayar. Untungnya, posisi keuangan kami berdua saat itu ternyata cukup sehat sehingga sayapun lebih percaya diri untuk membangun cita-cita finansial kami berdua.

2. Menetapkan cita-cita finansial

Selanjutnya adalah berdiskusi dengan pasangan untuk menyusun rencana dan cita-cita keuangan. Sebab penting untuk menyamakan visi misi finansial dari 2 kepala, agar dapat lebih mudah menentukan financial goals keluarga. Mulai dari soal kapan akan membeli aset seperti tanah atau kendaraan, kapan akan daftar haji, perencanaan persiapan dana pendidikan anak atau dana darurat, produk asuransi dan investasi seperti apa yang kelak akan kami pilih, serta yang terpenting adalah darimana sumber pendanaan untuk mewujudkan rencana-rencana itu, semuanya wajib didiskusikan matang-matang sejak awal pernikahan. Meskipun tidak jarang sepanjang perjalanan ada beberapa rencana yang harus berubah, namun setidaknya rencana tersebut dapat menjadi guideline, agar kami tak salah arah.

3. Mencatat anggaran

Dilansir dari Finansialku, seorang motivator bernama John C Maxwell dalam bukunya mengatakan bahwa membuat catatan anggaran dapat memberi tahu uang anda ke mana harus pergi, bukannya bertanya-tanya ke mana uang itu pergi. Bagi saya ini ada benarnya, sebab setelah mencatat semua anggaran bulanan saya jadi tak kalap melakukan pengeluaran, saya pun bisa menganggarkan dana dengan lebih terperinci sehingga sekalipun ada pengeluaran yang tak terduga jumlahnya tak terlalu besar. Dari catatan keuangan ini saya dapat melakukan evaluasi keuangan keluarga secara berkala untuk mendeteksi jika ada pengeluaran yang tak terencana.

Finansialku, Asisten Pribadi yang Membantu Mengatur Rencana Keuangan Keluarga dengan Lebih Mudah

Namun saya akui, saya tidak memiliki latar belakang ilmu manajemen keuangan yang mumpuni. Usaha perencanaan keuangan yang saya lakukan hanya berdasarkan rujukan dari berbagai bacaan, petuah orang tua atau sharing bersama teman. Demikian pula pada catatan keuangan saya, bentuknya sederhana pada sebuah buku harian saja. Meskipun saya akui, cara konvensional dalam mencatat keuangan ini agak merepotkan, dan kurang rapi.

Untungnya saya ini mama milenial yang hidup di era digital. Tak dapat dipungkiri, kemajuan financial tehcnology (fintech) membawa banyak manfaat dalam kehidupan. Hal ini saya buktikan kala berkenalan dengan aplikasi fintech inovatif karya anak bangsa yang menjadi jalan terang untuk saya mencatat keuangan keluarga dengan mudah, yaitu Finansialku. Produk inovasi fintech besutan Melvin Mumpuni yang lahir di tahun 2017 silam ini menghadirkan berbagai fitur yang dapat memudahkan setiap orang untuk mengatur keuangannya secara mandiri. Mulai dari fitur pengelola keuangan, fitur perencana keuangan, pencatat anggaran, layanan konsultasi dengan perencana keuangan berlisensi, kursus online tentang perencanaan keuangan, artikel edukasi keuangan, kalkulator investasi hingga fitur financial health check up untuk mengecek kesehatan keuangan kita. Dengan berbagai keunggulan yang ditawarkan maka tak heran, meskipun baru seumur jagung Finansialku terbilang cukup sukses dengan meraih lebih dari 15.000 pengguna.

Meskipun menawarkan berbagai fitur yang cukup kompleks, namun aplikasi ini sangat mudah digunakan. Sehingga saya yakin seseorang yang awam dalam dunia manajemen keuangan sekalipun pasti akan mudah memahaminya. Sebab kita hanya perlu memasukkan data-data keuangan kedalam aplikasi, selanjutnya sistem algoritma Finansialku yang akan menghitung setiap detail perencanaan keuangan kita.

Bagaimana dengan keamanan data yang terekam di aplikasi ini? Untungnya aplikasi finansialku ini terbilang aman, sebab dilindungi dengan enkripsi untuk memproteksi data yang dimasukkan oleh pengguna. Bahkan perencana keuangan dari Finansialku tidak bisa mengakses data tersebut, sehingga jika dibutuhkan misalnya untuk berkonsultasi, perencana keuangan akan meminta screenshoot data untuk melakukan evaluasi. Tentu aspek keamanan yang terjamin ini membuat saya semakin yakin untuk mempercayakan Finansialku menyimpan data-data keuangan pribadi saya dan keluarga.

Hal-hal diatas adalah cara yang telah saya lakukan untuk membuat perencanaan keluarga. Bersama Finansialku, kini urusan mencatat anggaran keuangan keluarga menjadi lebih mudah. Makanya, kamu juga wajib mengunduh aplikasi ini di smartphone ya. Jangan lupa bagikan artikel ini jika kamu merasa artikel ini bermanfaat.

error: content is protected