Happy Life Before 40’s : Bayangan Mimpi Pensiun Dini

HAPPY-LIFE-BEFORE-40's

Mewujudkan mimpi adalah cita-cita semua orang. Dari sekian mimpi yang saya rajut dalam catatan kecil di buku harian, mimpi pensiun dini adalah salah satu yang paling ingin saya wujudkan. Bayangan menyambut hari tua lebih awal dengan jiwa yang tenang,agar dapat fokus beribadah serta memiliki waktu lebih banyak bersama keluarga, adalah mimpi yang sejak muda ini selalu membayang-bayang. Demi mewujudkan mimpi tersebut, perencanaan yang baik mulai saya lakukan sejak sekarang. Mulai dengan belajar membuat anggaran keuangan, mengatur cashflow, mengelola aset, menabung hingga mencoba berinvestasi.Tak lupa pula saya mempercayakan dana hari tua pada perusahaan asuransi jiwa terkemuka,untuk menjamin masa depan yang lebih cerah.

*****

Tentang Mimpi Pensiun Dini

Commonwealth-Life

Usia muda dengan pekerjaan&penghasilan yang mapan adalah gambaran ideal yang didambakan hampir semua orang di usia 25-30 an.Namun seringkali kemapanan di usia ini membuat orang lupa diri, terbiasa dengan gaya hidup tinggi, membuat banyak anak muda kekinian lupa untuk mempersiapkan dengan matang rencana kehidupannya di usia lanjut nanti. Tak banyak orang yang sadar untuk mulai merencanakan hari tua dengan berinvestasi.Ini menjadi pelajaran buat saya dan suami,kami sadar hidup tak hanya soal masa lalu dan masa sekarang,ada masa depan pula yang harus dipersiapkan.Dan demi mewujudkan mimpi pensiun dini dengan tenang, kami melakukan berbagai strategi.

COMMONWEALTH-HAPPY-LIFE-BEFORE-40

Merencanakan Keuangan Sejak Dini, Strategiku untuk Meraih Mimpi

Strategi keuangan yang saya lakukan pertama-tama adalah membuat anggaran rumah tangga,kemudian mencoba menganalisa kebutuhan tiap anggota keluarga untuk dimasukkan kedalam rencana anggaran yang telah dibuat,kelebihan dana dari penghasilan tak lupa pula saya gunakan untuk berinvestasi,menabung serta membeli produk asuransi jiwa. Bagi pasangan yang baru berumah tangga seperti kami,asuransi jiwa seringkali tak dijadikan prioritas utama. Namun,bagi kami asuransi jiwa adalah cara terbaik melindungi keluarga dengan memberikan proteksi finansial atas segala kerugian yang mungkin terjadi dikemudian hari. Sehingga saya tak perlu lagi memikirkan budget lebih apabila sewaktu-waktu terjadi sesuatu yang tak diinginkan. Karena percuma juga,apabila sudah bersusah payah menabung dan berinvestasi, tapi ketika ada anggota keluarga yang sakit, kami harus mengeluarkan dana lebih untuk biaya recovery. Lebih-lebih apabila terpaksa menjual aset jika persiapan dana tak mencukupi. Inilah salah satu manfaat asuransi yang membuat saya tertarik membeli produknya,meski usia kami terbilang masih muda. Toh,jika kami bernasib baik dan tak terjadi apa-apa, premi yang dikeluarkan dapat ditarik kembali di akhir masa kontrak. Sehingga disisi lain, asuransi jiwa juga menjadi investasi terbaik bagi kami sekeluarga.

HAPPY-LIFE-BEFORE-40

Pilihan Asuransi Terbaik di Indonesia

Kebetulan,beberapa waktu lalu saya&suami hunting beberapa perusahaan asuransi untuk mempercayakan dana hari tua kami, dari pencarian  yang kami lakukan,saya temukan bahwa Commonwealth Life adalah perusahaan asuransi terbaik di Indonesia. Daftar asuransi jiwa unit link yang ditawarkan bermacam-macam serta legalitasnya sudah terjamin oleh OJK sehingga dipastikan aman.

Banyak keputusan finansial yang harus saya pertimbangkan dengan matang demi mewujudkan mimpi pensiun dini. Sebab saya sadari, tanpa persiapan yang matang secara mental, fisik dan materi, pensiun dini tak akan mendatangkan kebahagiaan namun justru membawa penderitaan. Menjadi istri sekaligus ibu yang “melek finansial” juga saya lakukan demi mewujudkan mimpi ini,sebab peran ganda saya dirumah menuntut saya untuk tak hanya cakap dalam urusan “dapur,sumur dan kasur” namun juga cerdas mengatur keuangan keluarga.

Rizka Edmanda

50 Comments

  1. cita-cita yang mulia mau pensiun dini agar fokus beribadah. aku malah sdh pensiun nih mba dr kerjaan, pengennya sih bisa kerja dr rumah aja, tapi uang tetep ngalir, itu sih impian semua orang ya.
    tp asuransi jiwa memang penting untuk jaga2 sih.

  2. Urusan keuangan rumah tangga, aku juga merasakan bahwa nabung saja gak cukup, perlu juga investasi. Kalau urusan asuransi juga perlu juga, kesehatan buat sekeluarga, pendidikan buat anak, dan asuransi jiwa untuk yang mencari nafkah

    • bener mba, kalo nabung biasanya gatel buat diambil-ambilin terus hehe tapi kalo investasi dan premi kan ada tenggat waktu baru bisa diambil jadi ketahan dana nya bisa dipake baru pas benar-benar dibutuhkan

  3. Saya pun pengen pensiun dini. Asuransi emang sebaiknya masuk dalam perencanaan keuangan supaya bisa lbh tenang kalau2 tiba2 sakit atau meninggal ya TFS

  4. Usia 40 ibaratnya udah mateng-matengnya ya mbak, dan udah banyak banget mengalami pengalaman hidup. Buat saya di usia ini saatnya passion kita benar-benar harus udah di atas banget dan urusan finasial cita-cita aku juga pengen banget ga ada masalah. Mudah-mudahan bias dala, kondisi wealthy. Amiiin.
    Thanks for sharing ya Mbak…

  5. Bener banget ini, setuju karena makin kesini kebutuhan semakin banyak. Nabung aja ga akan cukup untuk menjamin masa depan. Minimal harus ada asuransi

  6. I always love your content kak, gilakkkk gue bangga banget pernah menang di kompetisi yang sama dgn seorang alumnus PI hehehhee, di kompasiana waktu kakak juara 1 dan aku juara 3 hehehe

  7. Asyiknya pensiun dini memang harus dipersiapkan 10 tahun sebelumnya ya, bahkan harus dengan kedisplinan. Mantap, semoga terwujud impiannya Mbak

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *