Educenter “One Stop Education Of Excellence”, Sebagai Kunci Kemajuan Bangsa

EDUCENTER

Pendidikan di era kekinian menjadi kebutuhan primer. Tak heran berbagai Negara Maju di dunia kini mulai menempatkan pendidikan sebagai prioritas utama dalam pembangunan. Negara-negara maju tersebut terus mengadakan modernisasi terhadap sistem pendidikan yang berlaku di negara mereka, bahkan mereka tak segan-segan mengucurkan dana yang fantastis demi melakukan pemugaran terhadap sarana dan fasilitas penunjang pendidikannya. Baru-baru ini sebuah lembaga penelitian global bernama The Social Progress Imperative melakukan penelitian terhadap tingkat pendidikan di seluruh dunia dan dampaknya terhadap index kemajuan sosial, berdasarkan penelitian yang mereka lakukan ditemukan bahwa kini berbagai Negara di Asia mulai gencar meningkatkan kualitas pendidikannya, dan hal ini berdampak pada pertumbuhan Negara yang cukup signifikan di berbagai sektor. Salah satu Negara tersebut adalah Korea Selatan, tak banyak yang tau bahwa kini Negeri Gingseng ini mulai menyaingi Jepang dalam urusan pendidikan. Perhatian yang besar pada sektor pendidikan di berbagai Negara ini juga selaras dengan komitmen global negara-negara di dunia untuk mewujudkan tercapainya pembangunan berkelanjutan dimana salah satu target dalam pembangunan berkelanjutan adalah dalam hal peningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui pengembangan sistem pendidikan. Hal ini menjadi bukti bagaimana Negara-Negara di dunia kini telah sangat menyadari bahwa, edukasi sebagai kunci kemajuan bangsa kini bukan hanya sekedar frasa.

Edukasi Sebagai Kunci Kemajuan Bangsa dan Peran Serta Berbagai Pihak dalam Mewujudkannya

edukasi-sebagai-kunci-kemajuan-bangsa

Berdasarkan keyakinan bahwa pendidikan merupakan kunci kemajuan bangsa ini pula, peningkatan sistem pendidikan melalui aneka program pendidikan gencar dilakukan termasuk di Indonesia. Perbaikan mutu pendidikan tersebut dilaksanakan Pemerintah Indonesia mulai dari jalur pendidikan formal yaitu dengan melaksanakan perbaikan infrastruktur, kualitas pendidik dan pembangunan Sekolah Garis Depan di daerah terdepan, terluar dan tertinggal (3T), Pelaksanaan Program Indonesia Pintar, hingga pelaksanaan program melek aksara. Tak hanya melakukan perbaikan dan peningkatan pada jalur pendidikan formal, namun pendidikan non-formal juga kini semakin menjadi perhatian, mengingat dalam era persaingan global, ketrampilan khusus yang banyak didapat melalui jalur non-formal sangat dibutuhkan dalam rangka meningkatkan variasi ketrampilan SDM Indonesia. Pembenahan yang dilakukan Pemerintah Indonesia pada sektor pendidikan non-formal antara lain adalah dengan melakukan pembinaan serta koordinasi terhadap lembaga-lembaga penyelenggara pre-school dan PAUD serta pada berbagai Lembaga Penyelenggara kursus serta melakukan peningkatan program pendidikan berbasis masyarakat.

Namun upaya Pemerintah untuk meningkatkan mutu pendidikan dan kualitas sumber daya manusia Indonesia tidaklah akan maksimal tanpa dukungan dan peran serta dari pihak-pihak lain seperti keluarga dan masyarakat. Terlebih mengingat Indonesia akan menghadapi bonus demografi pada tahun 2020 dimana manusia dengan usia produktif akan meledak jumlah populasinya, maka kerjasama dari berbagai pihak untuk menyambut momentum penting di tahun 2020 ini akan sangat dibutuhkan demi menjamin kualitas SDM Indonesia yang tak hanya banyak jumlahnya namun juga unggul dan terampil serta dapat mendongkrak pembangunan secara optimal menuju Indonesia Emas 2045 nanti.

Pemerintah sebagai regulator telah mengambil peran dalam menetapkan berbagai kebijakan demi memajukan sistem pendidikan Negara kita, pelan tapi pasti usaha ini diharapkan akan membawa perubahan ke arah Indonesia yang lebih baik. Maka sekarang pertanyaannya adalah, sudah sejauh mana upaya kita sebagai masyarakat sekaligus orang tua untuk mengambil peran pula dalam meningkatkan kualitas pendidikan anak-anak kita? Kalau memang kita sudah mengambil peran, sudah maksimalkah apa yang kita lakukan? Bukankah keberhasilan suatu pembangunan termasuk dalam sektor pendidikan amatlah sangat membutuhkan partisipasi aktif masyarakat khususnya orang tua dan sinergitas berbagai lembaga demi mewujudkannya? Bukankah edukasi sebagai kunci kemajuan bangsa hanya akan menjadi asa apabila kita sebagai orang tua bersikap acuh tak acuh terhadap pendidikan anak kita?

Peran Kita Sebagai Orang Tua dalam Mendukung Edukasi Sebagai Kunci Kemajuan Bangsa

Para orang tua hendaknya sadar bahwa pendidikan merupakan investasi dan warisan paling berharga bagi anak-anaknya. Tak sekedar untuk memperoleh ijazah ataupun sekedar untuk meraih kesempatan kerja, namun dengan pendidikan yang tinggi pada anak-anak kita, maka di masa depan kelak mereka akan mampu menjadi insan yang berdayaguna, serta mampu bersaing hingga ke skala internasional. Maka tak heran, kini banyak orang tua diluar sana yang mulai menganggarkan dana khusus untuk menjamin keberlangsungan pendidikan anak-anaknya di masa depan. Sadar bahwa setiap anak terlahir istimewa dengan minat bakat dan dan potensi nya yang berbeda-beda antara satu dan lainnya, maka jalur pendidikan yang dipilih oleh kebanyakan orang tua di era kekinian pun tak hanya sebatas pada pendidikan formal saja, pendidikan non formal juga kian digandrungi. Anak-anak mulai diikutsertakan ke berbagai lembaga kursus sesuai dengan minat bakat dan potensinya, mulai dari kursus tambahan mata pelajaran, kursus Bahasa, les menari, musik, seni, tata boga dan lain sebagainya, hal ini tak lain dan tak bukan adalah demi menciptakan anak-anak kita menjadi generasi yang cakap, kreatif, mandiri, terampil dan tak hanya berilmu di bidang akademis tapi juga non akademis. Sebab anak-anak kita adalah investasi terbesar bagi kemajuan bangsa.

Namun Terkadang Peran Orang Tua dalam Memaksimalkan Pendidikan Non-Formal Anak Terkendala…

educenter

Namun, para orang tua khususnya mereka yang tinggal di Ibu Kota seringkali mengalami kendala ketika ingin memasukkan anak-anaknya ke berbagai lembaga pendidikan non formal tersebut. Terlebih apabila sang anak mengikuti lebih dari 2 kursus tambahan di 2 lokasi yang berbeda, tentu hal ini akan sangat merepotkan dan mengurangi efesiensi serta efektivitas waktu, uang hingga tenaga. Bayangkan saja, apabila di hari yang sama, seorang anak harus mengikuti kegiatan belajar di sekolah ditambah 2 atau lebih kursus di lokasi yang berbeda-beda, dan jarak tempuh antara 1 lokasi ke lokasi lainnya membutuhkan waktu minimal 1 jam misalnya. Belum lagi apabila ada kendala lain saat di perjalanan, seperti macet atau pengalihan jalan, sehingga tentu akan menambah waktu tempuh ke lokasi kursus yang berbeda-beda, bukankah bagi masyarakat urban yang tinggal di perkotaan macet adalah hambatan perjalanan yang sudah jadi makanan sehari-hari?

Maka bila ini terjadi, akan ada berapa banyak waktu yang habis sia-sia dijalan? serta akan berapa banyak pula energi dan bahan bakar kendaraan yang terbuang? Tak sampai disitu, waktu berkualitas atau quality time bersama keluarga pun seringkali harus hilang karena hal ini, bahkan tak jarang anak menjadi stress bahkan tertekan karena terlalu lelah menghabiskan waktu di jalan setiap hari. Hingga akhirnya anak sudah tak enjoy lagi ketika tiba di lokasi kursus, dan tak bisa menerima dengan baik ilmu yang diberikan. Tentu hal-hal semacam ini sangat tidak kita inginkan , bukan?

Edu Center “One Stop Education of Excellence” , Menjadi Solusi Untuk Memenuhi Kebutuhan Pendidikan Non Formal Anak di Era Kekinian

EDUCENTER

Hadir sebagai solusi, Educenter menawarkan jalan keluar terhadap permasalahan ini. Berlokasi di kawasan hunian mandiri modern BSD City, Tangerang, EduCenter berdiri kokoh menjadi Mall Edukasi pertama dan terbesar di Indonesia. Konsep yang ditawarkan EduCenter memang terbilang langka, sebab dalam 1 bangunan gedung yang sama ada lebih dari 20 lembaga kursus dan pre-school terbaik dan ternama di Indonesia, seperti Apple Tree Pre-School, UniSadhuGuna, Farabi Music School, Young Chef’s Academy, CMA Mental aritmathic, Shane Learning Center, Calculus, Flamingo Studio, Wow Art Studio, Far East Education, UIC College, Flybest Flight Academy, Uniprep dan lain sebagainya. Ragam varian lembaga kursus yang ada ini menjadikan EduCenter sebagai pusat lembaga kursus terlengkap, karena didalamnya ada berbagai macam bidang keilmuan yang ditawarkan seperti kursus English, mandarin, matematika & fisika, seni music, balet, tari dan melukis, tataboga hingga lembaga pra-sekolah anak (pre-school). Tak hanya itu sebagaiamana layaknya sebuah Mall, EduCenter juga dilengkapi dengan berbagai fasilitas seperti foodcourt, restoran, kantin, ATM, taman bermain, lapangan parker dan lain sebagainya.

EDUCENTER

Kehadiran EduCenter memberikan solusi praktis bagi para orang tua modern khususnya di Ibu kota dalam memaksimalkan pendidikan non-formal bagi anak-anak. Bagaimana tidak, sebab kini anak tak perlu lagi terlalu banyak menghabiskan waktu dijalan untuk menuju dan berpindah dari 1 lokasi kursus ke lokasi kursus lainnya. Hal ini menjadi angin segar bagi para orang tua yang selama ini merasa terkendala, di satu sisi ingin memaksimalkan semua minat bakat dan potensi anak melalui beragam kursus, namun di sisi lain tak ingin anak-anak justru menjadi tertekan dan depresi karena terlalu lelah menghabiskan waktu dijalan, dan kehilangan waktu bermain atau waktu bersama keluarga.

Semoga dengan hadirnya EduCenter, para orang tua modern , dapat lebih memperhatikan aspek pendidikan anak-anak nya tak hanya di jalur formal, namun juga mendukung minat bakat serta potensi unik anak dalam jalur pendidikan non-formal. Ingatlah, pendidikan yang kita tanamkan kepada mereka sedari dini, akan mereka tuai di kemudian hari. Percayalah, bahwa pahit manis masa depan mereka, sangatlah bergantung dari proses pendidikannya di masa muda. Maka, di masa-masa usia emas anak ini hendaknya para orang tua tergerak untuk mengupayakan yang terbaik demi memaksimalkan pendidikan anak. Sebab upaya ini juga adalah bentuk balas jasa serta sumbangsih kita pada Negara, demi mewujudkan kemajuan bangsa.

Teman-teman, yang punya pengalaman seputar pendidikan non formal anak, sharing-sharing  ceritanya yuk di kolom komentar! 🙂

Rizka Edmanda

54 Comments

  1. Cocok buat ortu terutama yang punya 2 anak dengan les yang berbeda, tidak perlu antar jemput anak di dua tempat

  2. Tidak hanya bisa membangun masa depan tapi bisa juga bisa menumbuhkan kecintaan untuk belajar trus sehingga menghadirkan kualitas generasi bangsa yg unggul dan beriman

    • betul mba, sekarang lokasi mereka baru ada di BSD Citu tangerang, tapi kalau peminatnya banyak gak menutup kemungkinan mereka akan segera buka cabang di berbagai tempat

  3. Kayaknya kapan hari dah komen di postingan ini, eh, apa postingan org lain ya hehe.
    Moga ada Educenter lain di kota2 lain, jd gak perlu jauh2 ke BSD xixixii

  4. Udah lama aku pingin masukin anakkubke kursus yg mereka suka, tp apa daya lokasi kursis yg jauh jadi kendala. Enak klo ada educenter gini ya. Di serang cilegon blm ada

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *