NHW #5 : Learning how to learn

NHW-5

Sejatinya, dalam hidup manusia terus belajar. Lulus dari bangku pendidikan formal, manusia dituntut untuk dapat mempraktekkan ilmu yang dipelajarinya agar dapat terjun dan diterima dengan baik di masyarakat. Di Komunitas Ibu Profesional, kami belajar bagaimana menjadi Ibu dan Orangtua yang layak bagi anak-anak. Ini penting, sebab keinginan kita untuk punya anak yang sholeh-sholehah pun keinginan kita untuk memiliki anak yang cerdas, bermanfaat dan berdayaguna bagi masyarakat atau keinginan kita untuk memiliki anak yang hebat sesuai dengan fitrahnya tidaklah cukup diikhtiarkan dengan mendoakannya atau mendidiknya dengan didikan yang terbaik menurut kita. Tapi pula perlu juga bagi kita untuk memantaskan diri. Meningkatkan kualitas diri sebagai orangtua yang layak bagi anak-anak. Sebab bukankah anak-anak yang baik lahir dari oran tua-orang tua yang baik? Anak-anak yang sholeh-sholehah tumbuh dari orang tua yang sholeh-sholehah? Anak-anak yang cerdas terdidik dari orang tua yang cerdas pula? Karenanya saya terus belajar, memantaskan diri untuk dapat mendidik anak-anak saya kelak sebaik mungkin, karena Allah ta’ala. READ MORE

Membumikan Gas Bumi, demi Wujudkan Generasi Cerdas Energi

Membumikan Gas Bumi

Sejak menikah dan drama ibu rumah tangga baru dimulai, saya jadi concern sama hal-hal yang sebelumnya tidak terlalu menarik perhatian saya, salah satunya adalah persoalan sumber energi dirumah. Kalau dulu, pasca era konversi minyak tanah berhasil dilakukan pemerintah, masyarakat khususnya para ibu rumah tangga sering menganggap LPG adalah satu-satunya “bahan bakar” paling efisien di dapur rumah, tapi fenomena kelangkaan LPG dan harga jualnya yang seringkali tidak stabil akibat turunnya angka produksi minyak bumi Indonesia akhir-akhir ini, seringkali membuat galau para ibu rumah tangga. Mulai dari galau karena harga LPG yang seringkali mendadak naik turun seperti berat badan, ataupun galau karena stok LPG yang sering tiba-tiba kosong, belum lagi galau saat lagi asik masak, LPG tiba-tiba habis, terlebih ketika pak suami sedang bertugas keluar kota, dan kebetulan dirumah gak punya asisten rumah tangga, duh males banget kan ya harus repot menggotong tabung gas LPG 12 kg dari tempat pembelian kerumah huhu… Nah Sebagai solusinya, energi baik gas bumi hadir, untuk membantu semua permasalahan sumber energi rumah tangga, mulai dari “bahan bakar” di dapur sampai “bahan bakar” kendaraan kita. Saya mengetahui secara sepintas tentang gas bumi dan segudang kebaikannya, lewat obrolan ringan bersama seorang teman lama di Jakarta, yang mana teman lama saya ini adalah salah satu pelanggannya, dan karena belum terlalu  faham tentang sumber energi ini, beberapa waktu belakangan saya jadi sering iseng membaca banyak artikel tentang kebaikan energi baik gas bumi, bahkan langsung segera menghubungi call center resmi PGN agar bisa didaftarkan sebagai calon pelanggan, karena ternyata nih ibu-ibu.. gas bumi itu jauh lebih efisien, lebih ramah lingkungan, lebih aman, lebih praktis dan yang paling nikmat adalah JAUH LEBIH EKONOMIS ketimbang LPG ! Makanya, bagi seorang ibu yang juga berperan sebagai manajer keuangan rumah tangga, kita harus banget nih mengenal ENERGI BAIK GAS BUMI, agar semua Ibu Rumah Tangga Indonesia juga bisa merasakan beragam kebaikannya ! Yuk ibu-ibu! Kita ikutserta membumikan gas bumi, demi wujudkan generasi cerdas energi… READ MORE