Review Kacamata Bayi : Shadez Baby Sunglasses with UV Protector

kacamata-bayi

Jujur awalnya saya pikir kacamata adalah salah satu fashion item yang tidak terlalu penting untuk bayi, karena kan mereka sebetulnya belum ngerti gaya-gayaan jadi buat apa pakai kacamata. Sampai akhirnya saya teringat satu hal, bahwa kita hidup di zaman dimana sinar matahari ternyata gak seramah ratusan tahun silam, zaman sekarang pancaran sinar matahari yang berlebihan nyatanya bisa membawa dampak buruk bagi indera penglihatan kita. Apalagi bagi bayi yang perkembangan inderanya masih belum sempurna. Berangkat dari pemikiran ini akhirnya saya sadari bahwa saya perlu kacamata untuk Qonita. Tapi bukan hanya sekedar kacamata fashion biasa melainkan kacamata dengan perlindungan ekstra terhadap dampak buruk sinar matahari. Agar apabila sewaktu-waktu saya perlu membawa Qonita jalan-jalan keluar saat sinar matahari lagi gonjreng-gonjrengnya, mata Qonita akan tetap aman terlindungi.

Bahaya Sinar UV Matahari bagi Mata Bayi

Sinar ultraviolet atau Sinar UV adalah salah satu golongan invisible light yang berasal dari matahari. Sinar UV bisa membakar mata, rambut dan kulit apabila bagian tersebut tidak dilindungi dan sering terpapar sinar matahari langsung. Sinar UV sendiri terbagi menjadi 3 jenis. READ MORE

Review Perlengkapan Bayi : JOIE SERINA 2 IN 1 – SWING + ROCKER.

Perlengkapan Bayi Favorit Qonita : JOIE SERINA 2 IN 1

Jauh sebelum jenis ayunan moderen ditemukan, masyarakat Banjar telah mengenal tradisi mengayun bayi yang disebut dengan “baayun”. Bahkan tradisi ini ditampilkan setiap tahun pada Festival Maulid Nabi Tahunan. Hal ini dilakukan untuk mengenang tradisi nenek moyang orang Banjar yang senang mengayun bayi sambil melantunkan syair-syair. Lain lagi pada masyarakat suku Dayak, tradisi mengayun bayi dikenal dengan istilah “bapukung”. Masyarakat Dayak percaya bahwa dengan “mampukung” bayi maka mereka akan lebih mudah tertidur. Di bagian Asia lainnya, yaitu pada masyarakat India, “Palna” dan “Jhoola” juga dikenal sebagai tradisi mengayun bayi yang dilakukan secara turun temurun. Bahkan, di Negara barat seperti Amerika, tradisi mengayun bayi juga telah dilakukan oleh Bangsa Amerika Asli sejak ratusan tahun silam.

Hal diatas menjadi bukti bahwa nyatanya manusia tidak pernah bisa benar-benar meninggalkan budaya dan tradisi turun temurun. Terbukti, budaya dan tradisi mengayun bayi masih tetap dilakukan hingga hari ini, tak hanya di Indonesia atau Asia, namun juga seluruh dunia.
Apalagi mengayun bayi ini ternyata memiliki manfaat luar biasa untuk bayi. READ MORE

Tentang Pemberian MPASI Dini dan Konsekuensinya

mpasi-dini

Tadi malam, Grup WA Birthclub June 2018 yang saya ikuti mendadak heboh, gara-gara sebuah postingan status dari akun facebook seorang Ibu bernama Nino Ayu yang mendadak viral pasca bayi nya dioperasi karna pembusukan usus. Jadi ceritanya, bayi dari Ibu ini diberi makan oleh keluarga saat usia bayi tersebut masih berusia 5 bulan, akhirnya perut si anak membesar dan mengeluarkan tinja berdarah hingga kemudian diketahui dari dokter yang memeriksa bahwa ususnya telah membusuk dan harus segera dipotong sepanjang setengah meter lebih. READ MORE