Review Kacamata Bayi : Shadez Baby Sunglasses with UV Protector

kacamata-bayi

Jujur awalnya saya pikir kacamata adalah salah satu fashion item yang tidak terlalu penting untuk bayi, karena kan mereka sebetulnya belum ngerti gaya-gayaan jadi buat apa pakai kacamata. Sampai akhirnya saya teringat satu hal, bahwa kita hidup di zaman dimana sinar matahari ternyata gak seramah ratusan tahun silam, zaman sekarang pancaran sinar matahari yang berlebihan nyatanya bisa membawa dampak buruk bagi indera penglihatan kita. Apalagi bagi bayi yang perkembangan inderanya masih belum sempurna. Berangkat dari pemikiran ini akhirnya saya sadari bahwa saya perlu kacamata untuk Qonita. Tapi bukan hanya sekedar kacamata fashion biasa melainkan kacamata dengan perlindungan ekstra terhadap dampak buruk sinar matahari. Agar apabila sewaktu-waktu saya perlu membawa Qonita jalan-jalan keluar saat sinar matahari lagi gonjreng-gonjrengnya, mata Qonita akan tetap aman terlindungi.

Bahaya Sinar UV Matahari bagi Mata Bayi

Sinar ultraviolet atau Sinar UV adalah salah satu golongan invisible light yang berasal dari matahari. Sinar UV bisa membakar mata, rambut dan kulit apabila bagian tersebut tidak dilindungi dan sering terpapar sinar matahari langsung. Sinar UV sendiri terbagi menjadi 3 jenis. READ MORE

[REVIEW] : Menggendong Nyaman dengan Minisling by Minimonkey

review-minisling-minimonkey

Menggendong adalah salah satu momen magis yang saya alami, sepanjang membesarkan Qonita. Bagaimana tidak, momen ini hanya akan terjadi di masa-masa awal kehidupannya. Menggendong sendiri ternyata memiliki banyak manfaat baik bagi bayi maupun Ibu (penggendong).

Dikutip dari laman Babywearing International Organization atau Organisasi Menggendong Internasional, aktivitas menggendong ternyata dapat bermanfaat untuk meningkatkan kebahagiaan pada bayi. Ini dibuktikan lewat sebuah research yang dilakukan oleh seorang peneliti dari Harvard yang menyebutkan bahwa kebutuhan dasar bayi pada dasarnya adalah rasa aman dan dicintai yang mana salah satunya bisa dipenuhi dengan menggendong  (Powell.A, Harvard Researches Say Children Need Touching and Attention, Harvard Gazette). READ MORE

Mewujudkan Resolusi 2019 Bersama Payfazz

Tahun 2018 telah berlalu. Kini saatnya membuka lembaran baru. Setiap awal tahun, saya selalu membuat daftar resolusi. Entah itu sesepele minum air putih lebih dari 2 liter perhari atau seserius punya tabungan untuk pergi Umroh. Apapun itu, namun resolusi adalah trigger yang memacu diri saya untuk menjadi lebih baik dari hari ke hari. Bak gayung bersambut, perkenalan saya pada Payfazz seakan memberi jalan untuk mewujudkan resolusi saya tahun ini. Sebab sejak memiliki akun Payfazz, banyak hal yang membuat saya  merasa sangat termudahkan. Khususnya dalam melakukan transaksi keuangan.

agen-payfazz

Kini, saya tidak perlu lagi mengantri berjam-jam di loket pembayaran hanya untuk membayar tagihan bulanan seperti telfon,PDAM,TV Kabel,BPJS, dan token listrik karena semuanya bisa saya lakukan hanya dengan smartphone! Payfazz membuat saya bisa menghemat waktu dan tenaga sehingga saya tidak perlu membuang waktu berharga saya untuk menunggu antrian. Mimpi saya untuk memiliki waktu luang lebih banyak bisa tercapai,dan waktu tersebut bisa saya alokasikan untuk melakukan hal-hal produktif lainnya. Senang deh!  READ MORE

Tentang Hati yang Tertambat, Pada Sudut-Sudut Wisata Jogja

jogja
Kenangan adalah benda yang diam (jika ia bisa disebut benda). Tidak bergerak dan menetap seperti guci di sudut rumah yang tidak berpenghuni. Bisu dan angker. Ia menentang hukum waktu yang selalu bergerak. Ia tidak berubah bentuk. Ia terbingkai dan bingkainya ikut abadi selamanya. Ia tidak bisa dihapus. Ia permanen. Melekat seperti roh pada jasad dan jasad pada roh. Tidak seperti kehidupan, ia tidak menginginkan perubahan. Ia tidak bisa berubah. Ia tidak bisa diapa-apakan selain diterima sebagai bagian dari sejarah dan riwayat seseorang. (Kutipan paragraf Novel Cinta – (baca : cinta dengan titik) hal.74. 

Demikianlah kenangan saya pada kota rindu, yang mereka sebut Jogja. Kenangan itu memang sesuatu yang begitu unik, ia menetap dalam hati. Ia tak berubah meski pemiliknya sendiri telah jauh berubah. Maka, izinkan saya memulai cerita ini dengan mengaduk-aduk kembali kenangan saya di kota itu. Menelusuri kembali lorong-lorong waktu, untuk mengingat-ingat bagian mana saja dari Jogja yang pernah membuat saya begitu dalam jatuh cinta. Mengulas objek-objek wisata dengan membuka kembali bingkai kenangan saya selama disana, memberi manfaat ganda baik bagi saya, maupun pembaca. Disatu sisi bisa menjadi informasi untuk pembaca, disisi lain bisa membuat saya bernostalgia. Bukankah ulasan yang semacam ini membahagiakan?

***** READ MORE

Review Perlengkapan Bayi : JOIE SERINA 2 IN 1 – SWING + ROCKER.

Perlengkapan Bayi Favorit Qonita : JOIE SERINA 2 IN 1

Jauh sebelum jenis ayunan moderen ditemukan, masyarakat Banjar telah mengenal tradisi mengayun bayi yang disebut dengan “baayun”. Bahkan tradisi ini ditampilkan setiap tahun pada Festival Maulid Nabi Tahunan. Hal ini dilakukan untuk mengenang tradisi nenek moyang orang Banjar yang senang mengayun bayi sambil melantunkan syair-syair. Lain lagi pada masyarakat suku Dayak, tradisi mengayun bayi dikenal dengan istilah “bapukung”. Masyarakat Dayak percaya bahwa dengan “mampukung” bayi maka mereka akan lebih mudah tertidur. Di bagian Asia lainnya, yaitu pada masyarakat India, “Palna” dan “Jhoola” juga dikenal sebagai tradisi mengayun bayi yang dilakukan secara turun temurun. Bahkan, di Negara barat seperti Amerika, tradisi mengayun bayi juga telah dilakukan oleh Bangsa Amerika Asli sejak ratusan tahun silam.

Hal diatas menjadi bukti bahwa nyatanya manusia tidak pernah bisa benar-benar meninggalkan budaya dan tradisi turun temurun. Terbukti, budaya dan tradisi mengayun bayi masih tetap dilakukan hingga hari ini, tak hanya di Indonesia atau Asia, namun juga seluruh dunia.
Apalagi mengayun bayi ini ternyata memiliki manfaat luar biasa untuk bayi. READ MORE